Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Bentrok, Satu Pandemo Tersungkur Diduga Kena Senjata Aparat

Salah satu massa aksi yang terluka diduga akibat kena senjata aparat.

Bima, Bimakini.- Bentrok terjadi antara massa Front Rakyat Merdeka (FRM) dengan aparat  kepolisian saat akdi di depan Kantor Bupati Bima, Senin (27/8) siang.

Pantauan Bimakini.com, satu  pendemo yang bernama Muhaimin, asal Desa Ngali, Kecamatan Belo, pingsan dengan luka memar dibagian dada. Diduga terkena  senjata gas air mata yang ditembakkan aparat.

Saat itu, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Woha rekan sesame pendemo.  Sementara ada enam lainnya juga yang mengalami luka riangan.

Sebelumnya, massa aksi kecewa karena tidak bisa bertemu dengan Bupati Bima. Mereka   memblokade jalan di depan Kantor Pemkab Bima, akibatnya terjadi kemacetan.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Sempat terjadi adu mulut pengguna jalan dengan massa aksi. Warga meminta agar diberikan sedikit jalan agar bisa lewat, namun bersikeras untuk tetap  memblokade jalan.

Setelah beberapa lama  memblokade jalan, aparat keamanan berusaha bernegosiasi dengan massa aksi agar sedikit jalan  untuk pengendara roda dua. Akhirnya massa aksi menyetujuinya.

Namun, tidak lama berselang,  merkea kembali memblokade jalan dan memaksa aparat membubarkan  paksa aksi  itu.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Sempat terjadi saling dorong dengan aparat keamanan. Gas air mata pun ditembakkan kea rah massa aksi. Tidak hanya massa aksi, warga yang ada di sekitar lari berhamburan.

Koordinator aksi, menyesalkan insiden itu. Mereka mengancam akan tetap melakukan aksi serupa, hingga tuntutan direspon.

“Kami juga akan membawa masalah ini keranah hukum,sebagai akibat dari tindakan resprektif aparat kepolisian yang menyebabkan anggota kami terluka parah,” ujarnya. (K06)

Iklan. Geser untuk terus membaca.
Share
  • 280
    Shares
Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

Kota Bima, Bimakini.- Salah seorang kontributor televisi swasta nasional, mendapat intimidasi saat meliput aksi ricuh, Rabu (2/5) di DPRD Kabupaten Bima. Saat itu sejumlah...

Peristiwa

Kota Bima, Bimakini.- Aksi  demo mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa dan Rakyat (FMR) di depan kantor DPRD Kabupaten Bima, Rabu (2/5) berakhir ricuh....