Hukum & Kriminal

Sidang Kasus Pencabulan di Langgudu, Istri Terdakwa Diduga Jadi “Sutradara”

Terdakwa AM saat persidangan di PN Raba Bima, Senin.

Kota Bima, Bimakini.- Babak baru persidangan kasus dugaan persetubuhan terhadap anak angkat di bawah umur, yang diduga dilakukan oleh AM oknum pengawas sekolah di Kecamatan Langgudu, perlahan mulai terungkap.  Fakta-fakta terbaru dipersidangan mulai dibeberkan.

Dalam persidangan yang berlangsung Senin (13/7) di Pengadilan Negeri Raba Bima, terungkap jika sang istri dari  terdakwa diduga menjadi “sutradara” dalam kasus yang menghebohkan beberapa waktu yang lalu.

Salah satu Hakim dalam persidangan, Frank Kornelisen mengungkapkan, dilihat dari fakta persidangan sejak pekan kemarin dan sekarang, istri AM memiliki peran tersendiri saat suaminya tersebut bersetubuh dengan anak angkatnya.

Karena sebut Hakim itu, Istri AM selain menyebarkan video mesum tersebut, istrinya juga terlebih dahulu membuka baju, memegang dan meraba korban sebelum suaminya melakukan perbuatannya.

“Dari fakta persidangan serta pengakuan saksi, istrinya diduga kuat terlibat dalam kasus ini,” ujarnya usia menggelar persidangan kepada wartawan Senin kemarin.

Dibeberkan Frank, dalam fakta persidangan menilai ada keterlibatan istrinya AM, maka dari pekan kemarin pengadilan mengeluarkan surat perintah pemanggilan istrinya tersebut sebanyak 2 kali. Namun panggilan itu diabaikan oleh istrinya.

“Sudah dua kali panggilan kami tidak dihadiri, jika 3 kali tidak hadir, maka akan dilakukan upaya paksa,” tegasnya. Harusnya kata Frank dalam berkas perkara tersebut, istri AM harus masuk sebagai saksi ataupun tersangka.

Sementara itu Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Bima Syahrur Rahman membenarkan adanya perintah pemanggilan istri AM tersebut. Istrinya akan diminta keterangan dalam persidangan itu, untuk mengungkap kebenaran siapa yang mendokumentasikan Video itu.

“Benar kami diperintahkan untuk menghadirkan istri AM dalam persidangan, namun istrinya masih punya kesibukan lain,” katanya

Syahrur juga mengaku pernah mengembalikan berkas perkara tersebut, karena tidak melibatkan istrinya sebagi tersangka. Namun pengakuan dan kajian pihak penyidik, bahwa istrinya tidak cukup bukti untuk dijadikan tersangka.

“Pekan depan kami akan hadirkan istrinya, jika tidak hadir akan di jemput paksa,” pungkasnya. (IKR)

Share
  • 412
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top