Peristiwa

Ulama Tolak RUU HIP, DPRD Kabupaten Bima Mendukung

Aksi yang dilakukan di depan Kantor DPRD Kabupaten Bima, Rabu.

Bima, Bimakini.- Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Bima, Rabu (8/7) menerima aksi dari Ulama dan Tokoh Agama dari berbagai organisasi. Mereka menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang saat ini masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) di DPR RI.

Diantara wakil rakyat yang menerima kehadiran para ulama tersebut adalah Supardi (Gerindra), Ramdin, SH, Azhar, SE, dan Musmulyadin, SH (Golkar).

Mereka mendengarkan aspirasi dan tuntutan tersebut. Bahkan Supardi dan Ramdin bediri di atas mobil bak terbuka.

Ada tiga tuntutan dan aspirasi yang disampaikan. Hapus RUU HIP dari Prolegnas, Tangkap inisiator RUU HIP, dan ketiga  bubarkan partai pengusungnya.

“Kami minta kepada DPRD Kabupaten Bima  untuk meneruskan aspirasi ini kepada Pemerintah Pusat dan DPR RI. RUU HIP ini ingin menyuburkan kembali Komunisme di negara kita”, tegas Ketua Forum Ummat Islam Bima, Ustadz Asikin.

Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Bima, Supardi menegaskan, pihaknya mendukung aspirasi para ulama Bima yang menolak RUU HIP. Menurutnya RUU HIP ini adalah cara-cara untuk mengotak-atik Pancasila, tidak bisa ditawar lagi Pancasila adalah harga mati dan PKI adalah musuh bersama yang harus dilawan.

“Terima kasih para Ulama Bima atas kepedulian dan perjuangannya untuk menjaga kemurnian ideolagi bangsa kita Pancasila. Aspirasinya ini akan kami teruskan ke Pemerintah Pusat dan DPR RI,” tandasnya. (IAN)

 

Share
  • 32
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top