Peristiwa

Pembukaan Jalan Tani di Kole – Ambalawi Dipertanyakan

Pekerjaan jalan tani yang dipertanyakan warga.

Bima, Bimakini.- Proyek buka jalan tani di Desa Kole, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, dipertanyakan. Pasalnya, beroperasi tanpa surat pemberitahuan pada Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat setempat.

Kades Kole, Sirajudin mengatakan, proyek buka jalan tani yang dilakukan oleh kontraktor dengan sumber anggaran dana aspirasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak ada informasi yang jelas. “Saya hanya menerima informasi masuknya alat berat di Desa Kole dan volume pekerjaan secara umum yaitu sepanjang lebih dari satu kilometer, serta jumlah anggaran lebih dari Rp100 juta,” katanya, Ahad (6/9) malam.

Lanjut Sirajudin, selama pelaksanaan, memantaunya selama sepekan. Tidak ada papan infromasi untuk permudah Pemdes maupun masyarakat mengetahui proyek itu. Namun diawal, sudah diajukan proposal untuk pembukaan jalan pada Pemerintah Provinsi. “Selama pelaksanaan, tidak ada informasi proyek bersumber dari mana, jumlah anggaran berapa, pelaksanaan berapa hari, anggota DPR atas nama siapa dan dari fraksi mana, dan lainya,” tuturnya.

Salah seorang pemilik lahan, Bahrain, SSos mengatakan, proyek pembukaan jalan tani dalam pantuan, dikerjakan selama seminggu oleh kotraktor dengan sumber anggaran yang tidak jelas. “Pelaksanaan proyek pembukaan jalan tani yang dilakukan oleh kotraktor atas nama A Jalil, SE tidak ada papan infromasi. Kami menilai itu proyek siluman,” katanya.

“Parahnya ulah kotraktor dalam pelaksanaan proyek buka jalan tani ini, masyarakat pemilik lahan tidak diberitahukan dengan alasan lahan tersebut milik Pemda. Sementara SPPT tetap kami terima dan pajak tetap dibayar setiap tahun,” terangnya.

Tambah Bahrain, setelah pekerjaan selesai, kotraktor manfaatkan waktu untuk kerjakan lahan di luar proyek. Alasannya untuk kepentingan umum. “Selama dua hari setelah selesai proyek, kerjakan lahan masyakarakat dengan tarif biaya sebesar Rp700 ribu perjam. Biaya tersebut ungkap mereka untuk masukan tambahan dan akan dibagikan pada Dinas terkait sesuai hasil,” tuturnya. (BE10)

Share
  • 104
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top