Hukum & Kriminal

Rumah Pelaku Penganiaya Janda di Rora Dirusak Warga

Kondisi rumah yang dirusak warga.

Bima, Bimakini.- Warga Desa Desa Rora Kecamatan Donggo Kabupaten Bima tidak bisa menahan emosi lantaran peristiwa penganiayaan terhadap Naria (42) hingga berujung meninggal dunia, Sabtu (26/9), sekitar pukul 08.00 Wita di So Doroluwu Desa Madawau, Kecamatan Madapangga. Sebagai bentuk pelampiasan, warga melakukan pengerusakan rumah pelaku IK (32) bertempat di RT 04 RW 04 desa setempat, Sabtu (26/9) sekitar pukul 22.10 Wita.

Kapolsek Donggo, IPDA Sukardin,  SSos membenarkan kejadian tersebut. Akibatnya rumah pelaku rusak parah. “Hal itu dilakukan warga karena tidak terima atas tindakan pelaku yang telah menganiaya korban hingga meninggal dunia,” ujarnya, Senin 928/9).

Kata Kapolsek, sebelumnya sekitar  50 warga dan keluarga korban datang ke rumah pelaku sambil membawa alat/benda timpul yang bertujuan melakukan pengerusakan. Saat itu personel  gabungan berupaya menghalau masa namun tidak dapat dibendung.

“Akibat peristiwa itu, tembok rumah runtuh dan semua perabotan dalam rusak parah,” terangnya.

Akibat dari kejadian pengerusakan, pelaku mengalami kerugian diperkirakan Rp 75 juta. “Sementara pasca kejadian itu situasi dalam keadaan aman terkendali,” ungkapnya.

Dia berharap, keluarga korban penganiayaan dan warga tidak membuat anarkis lagi, sebaiknya kasus tersebut diserahkan sepenuhnya pada pihak polisi.

“Mohon kesabaran pihak keluarga dan warga, polisi tetap mengusut tuntas kasus tersebut,” tutupnya. (BE07)

Share
  • 175
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.

Bimakini.com adalah portal berita Bima Dompu Terkini. Bagian dari Bimeks Group.

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 46 BTN Penatoi Kota Bima, NTB Tlp: 0374-646840, 08233-9031009, 0853-33143335, 0852-53523401. E-mail: info[at]bimakini[dot]com

APLIKASI ANDROID

Fanpage

Copyright © 2016 Bimakini.com. Portal Berita Bima Terkini.

To Top