Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pemerintahan

Banyak ASN Tersandung Hukum, Wawali Bima Minta Ispektorat Optimalkan Pengawasan

Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, saat memberikan pengarahan agar Inspektorat mengoptimalkan pengawasan ASN. Karena banyak tersandung kasus hukum.

Kota Bima, Bimakini.- Bayaknya ASN kini menjalani proses hukum atas dugaan kasus korupsi, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH minta jajaran Ispektorat lebih optimalkan tugas pengawas internal.

Itu disampaikan Wakil Walikota depan jajaran Ispektorat saat turun memberikan pembinaan di kantor setempat, Kamis (26//10).

Disampaikannya, tujuan turun langsung setiap OPD dalam rangka silaturahim karena selama dua tahun kepemimpinan Lutfi-Feri banyak catatan perjalanan roda pemerintahan. Selain silaturahim sekaligus tugas pembinaan.

“Kehadiran saya selain silaturahim, saya ingin sharing dan berbagai serta berikan motivasi bagaimana mereviuew kembali tata kelola pemerintahan,” tegasnya.

Menurut Wakil Wali Kota, Inspektorat memiliki peranan penting sebagai pengawas internal, disisi lain ada sejumlah problem hukum berkaitan dengan tata kelola pemerintahan.

Dua hari lalu ada mantan Kadis ditahan sebagai tersangka, belum lagi ada beberapa pejabat juga kini sedang jalani proses hukum, seperti di Bapedda.

Kata Wakil Wali Kota, ini jadi catatan penting bagi semua. Inspektorat sebagai pengawas internal, kasus hukum ini muncul karena tidak terproteksi sejak awal saat monitoring dan evaluasi. Jika dimaksimalkan, tidak akan muncul persoalan hukum dipermukaan dan tidak  sampai masuk ranah hukum.

Dikesempatan ini Wakil Walikota menekankan pentingnya evaluasi, apa saja kelemahan-kelemahan lalu dapat diperbaiki, sehingga jajaran ASN tidak bekerja di bawah bayang-bayang ketakutan dengan kasus hukum.

“Kita tidak ingin ada korban lain kedepannya, artinya ada kesalahan terutama dalam pengawasan sehingga keluar dari koridor. Kalau dapat dideteksi sejak Awal saat pelaksanaan monitoring pastibya dapat dilakukan pencegahan,” pungkasnya.

“Nasi sudah jadi bubur, suka atau tidak suka sebagai warga negara baik siap mempertanggungjawabkannya. Kalau ini tak jadi catatan penting kita semua maka kejadian sama akan terus terjadi. Lamanya mulai saat ini saat lakukan monitoring bila menemukan ada kesalahan langsung disampaikan dan diluruskan agar kedepan tak muncul masalah,” tambahnya.

“Kerjakan dengan jujur, ikhlas, proteksi diri sejak dini dan bekerja sesuai sistem yang benar,” harapnya. (BE06)

Share
Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

Kota Bima, Bimakini.- Pengadilan Negeri (PN) Raba-Bima, Rabu (2/6) menggelar sidang perdana kasus kasus pembangunan dermaga/jetty tanpa izin dengan terdakwa Wakil Wali Kota Bima,...

Pemerintahan

Kota Bima, Bimakini.- Bappeda Litbang menyelenggarakan Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Walikota Bima tentang Pedoman Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah dan Rancangan Perwali tentang pedoman...

Pemerintahan

Kota Bima, Bimakini.- Sorotan dewan tentang terlambatnya penyerahan dokumen refocusing ditanggapi oleh Kepala Bapedda dan Litbang, Muhammad Fakhrunraji. Dijelaskannya, pembehasan sudah selesai, hanya tinggal...

Hukum & Kriminal

Kota Bima, Bimakini.- Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono S Ik kepada media ini Ahad (9/5) mengatakan, Kejaksaan Negeri Bima telah meneliti berkas...