Pendidikan

Konfercab PGRI Madapangga, Pilih Pengurus Baru

Pose bersama pengurus.

Bima, Bimakini.- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) sekaligus dirangkaikan dengan pemilihan pengurus baru untuk masa bhakti ke XXII Tahun 2020 – 2025, di Gedung Serba Guna (GSG) Desa Dena, Sabtu (14/11). Ketua Panitia Konfercab PGRI, Maman SPd, MPd mengatakan, Konfercab kali ini mengangkat tema Optimalisasi fungsi dan peran PGRI sebagai organisasi profesi guru indonesia yang kokoh, profesional, dan bermartabat,” ujarnya.

Dikatakannya, pemilihan pengurus baru ini sebagai upaya penyegaran pengurus. Berdasarkan hasil pemilihan, M Said, SPd, MPd meraih suara terbanyak yakni 14 suara sekaligus menahkodai PGRI selama 5 tahun ke depan. Sedangkan kandidat lainnya, Anwar Hamzah, SPd mengantongi sebanyak 13 suara. “Perolehan suara beda tipis, yakni selisih 1 suara. Bahkan dilakukan pemilihan dua kali karena sebelumnya kantongi jumlah suara yang sama,” tuturnya.

Sambungnya, Wakil Ketua Abubakar SPd sekaligus mewakili ranting Woro dan komposisi Sekretaris yakni Darwis, SPd mewakili ranting Rade.

Dijelaskannya, jumlah pengurus yang memiliki ID Card sebanyak 228 orang. Tapi yang memberikan hak pilih sebanyak 27 orang yakni perwakilan 13 ranting. Kemudian diambil skala interval yakni ada yang 2 orang dan 3 orang. “Kandidat murni diajukan oleh 13 ranting, sehingga total 46 kandidat calon Ketua, Sekretaris dan Wakil ketua,” bebernya.

Dirinya berharap, kepengurusan PGRI yang baru mampu memberikan warna baru, sehingga kehadiran PGRI dapat dirasakan oleh seluruh anggota dan tidak sekadar menjadi simbol organisasi,” pungkasnya.

Ketua PGRI masa bhakti ke XXII Tahun 2020 – 2025, M Said Ahmad SPd, MPd mengungkapkan, dirinya siap mengemban amanah sekaligus memperjuangkan hak – hak guru sehingga terwujud kesejahteraan. “Terima kasih kepada teman – teman guru yang telah mempercayakan untuk memimpin PGRI,” ucapnya.

Pada prinsipnya kepengurusan PGRI sebelumnya telah banyak berbuat untuk guru. Jadi, apapun yang belum dilaksanakan akan dilanjutkan tentunya demi kemaslahatan bersama. “Salah satu terobosan yang akan kita perjuangkan yakni berkaitan dengan jasa tenaga honorer tingkat SD dan SMP,” pintanya. (BE07)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top