Peristiwa

Mahasiswa dan Pemuda Bolo, Gelar Diskusi Peringati Hari Sumpah Pemuda

Peringatan Sumpah Pemuda.

Bima, Bimakini.- Forum Mahasiswa dan Pemuda Desa Bolo (FMPB) Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima menggelar diskusi publik, dalam rangka memeringati Hari Sumpah Pemuda, Sabtu (31/10) malam. Kegiatan dengan tema “Peran Pemuda dalam Mewujudkan Mimpi Bangsa” berlangsung di terminal Desa Bolo.

Kegiatan bertujuan untuk memaknai kembali sejarah para pahlawan muda dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Sebagai pembicara, Syarifudin, M.P.d, serta Kapolsek Madapangga, Kepala Desa Bolo dan Ketua BPD.

Ketua Forum Mahasiswa dan Pemuda (FMPB) Desa Bolo, Mukmin mengatakan, bahwa kegiatan ini dilakukan untuk merefleksikan kembali sejarah lahirnya Sumpah Pemuda. “Kalau para pemuda dan mahasiswa pada tahun 1928 saja, dengan berbeda suku, ras, agama dan ideologi, ternyata mampu melahirkan gagasan besar nasional, dengan Sumpah Pemuda Tahun 1928. Tentu hal itu juga bisa diulang oleh pemuda hari ini,” jelas Mukmin.

Tambahannya, adalahn rangkaian kegiatan yang kami lakukan yaitu diskusi dan di akhiri nonton bareng flm perjuangan para muda. Mukmin berharap, dengan adanya agenda malam ini, pemuda harus bersatu, karena nilai persatuan menjadi ujung tombak perubahan.

Kades Bolo, Drs. Muhtar H. Idris mengharapkan agar Mahasiswa dan Pemuda Desa Bolo menjaga persaudaraan dan persatuan dalam membantu membangun desa, jangan sampai para pemuda terlibat dalam praktik penyalahgunaan narkoba dan jenis laninya. Jika para pemuda dan mahasiswanya bersatu, maka bisa juga sebagai mesin politik untuk memperbaiki berbagai kekurangan pembangunan di Desa Bolo, kami harpakan ide dan gagasan pemuda untuk sama-sama membangun desa agar menjadi desa yang maju dan mandiri,” ujarnya.

Kapolsek Madapangga yang diwakili oleh Bripka Heri Kuswanto, berpesan bahwa pentingnya orang tua memberikan pendidikan terhadap anak pada lingkungan keluarga. Peran orang tua sangat berpengaruh besar terhadap tingkah laku anak.

“Tolong jaga anak-anaknya dengan baik perhatikan lingkungan sekitar jangan sampai anak-anak kita terjerumus ke perilaku menyimpang seperti minuman keras, pencurian, perkelahian dan narkoba. Jika sudah terjerumus terhadap persoalan tersebut maka anak-anaknya akan berhadapan dengan proses hukum,” pungkasnya. (BE07)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top