Politik

Terapkan Prokes, KPU Simulasi Pungut Hitung Susu Pilkada Dompu

Simulasi pungut hitung di KPU Dompu.

Dompu, Bimakini. – Jelang 9 Desember 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan surat suara (susu) tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Dompu di halaman KPU, Selasa (24/11) siang.

Pelaksanaan simulasi yang mematuhi protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 itu dihadiri Ketua KPU, Drs. Arifuddin beserta jajaran PPK dan PPS, Komisioner Bawaslu, Wahyudin, Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat SH, SIK., dan jajaran TNI.

Ketua KPU Kabupaten Dompu, Drs Arifuddin, memberikan gambaran soal tugas personil pam TPS. Dia mengingatkan agar masing-masing personil pam TPS memahami tugasnya.

 

Terutama melaksanakan pengawalan pergeseran peti suara/logistik yang akan didistribusikan ke TPS maupun setelah selesai ke PPK setempat. Memahami aturan dan tata tertib pelaksaan pemilihan di TPS, mengenali petugas TPS dan unsur petugas pengamanan lainnya untuk mempermudah koordinasi.

“Tanggap, cepat bertindak dan laporkan segera bila situasi yang dapat mengganggu pelaksanaan di TPS yang dianggap rawan dan membutuhkan bantuan. Lakukan tugas dengan persuasif dan humanis,” ingatnya.

“Selamatkan dan amankan kotak suara atau logistik pemilu bila ada gangguan baik sedang maupun setelah berakhir giat pemilihan,” sambungnya.

Tahapan kegiatan simulasi pemungutan suara di TPS tersebut dilakukan KPU Dompu mulai dari mengecek suhu tubuh pemilih, memakai masker sebelum masuk area simulasi dan memberikan sarung tangan plastik.

 

Setelah itu, pemilih mengisi daftar hadir di ruang registrasi, menuju terop untuk mengikuti kegiatan dengan tetap menjaga jarak minimal 1,5 meter.

Kemudian dilanjutkan dengan pemilih mengikuti kegiatan pemungutan dan penghitungan suara di TPS simulasi hingga pelaksanaan simulasi dan pemungutan suara di TPS dan kotak suara.

Pukul 14.30 Wita dilanjutkan dengan pemilih mengikuti kegiatan pemungutan suara di TPS dengan prosedur, pemilih menyerahkan C6 kepada KPPS untuk di cek kembali dalam DPT dengan membawa KTP Electronik.

Selama menunggu waktu memilih, pemilih wajib mematuhi protokol Covid-19 dengan menggunakan sarung tangan plastik satu kali pakai, masker, jaga jarak, mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh.

Apabila terdapat pemilih yang suhu tubuhnya diatas 37, 3 derajat Celcius akan diarahkan ke bilik khusus yang telah disiapkan oleh petugas TPS.

Pemilih selesai melakukan pencoblosan surat suara kemudian memasukan surat suara ke kotak suara yang telah disediakan. Setelah itu membuka sarung tangan plastik dan membuang ketempat sampah yang disediakan, kemudian pemilih meneteskan tinta dijari sebagai bukti telah memberikan hak pilih.

“Setelah penghitungan dan penandatangan Berita Acara, surat suara dan logistik lain dikemas pada kotak suara dan dibawa oleh PPS kemudian di serahkan ke PPK dengan dikawal petugas Pam TPS,” jelasnya. (K07)

Share
  • 22
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top