Peristiwa

Penjual Bakso di Bolo Diduga Gorok Leher di WC Masjid Sanolo

Korban saat mendapatkan perawatan medis.

Bima, Bimakini.- Penjual bakso di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Nurman (35) diduga mencoba bunuh diri di dalam WC Masjid Baitul Ikhsan Desa Sanolo, Kamis (31/12). Motif dari peristiwa naas itu belum diketahui, saat ini anggota Polsek Bolo sedang melakukan penyelidikan.

Perwira Pelaksana Harian (Palakhar) Polsek Bolo, IPDA Muhtar mengatakan, percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh warga suku jawa yang berdomisili di Desa Rasabou tersebut, awalnya diketahui oleh marbot masjid setempat Ayub Ishaka (50) yang hendak membersihkan masjid sekitar pukul 11.30 Wita. Saat itu, marbot melihat ada motor merek Revo Absolut dengan nomor polisi EA 3455 XO yang terparkir di emperan masjid. “Sekitar pukul 12.00 Wita marbot curiga karena orang yang masuk dalam toilet tersebut belum keluar juga, sehingga ia mengetuk pintu tolilet namun tidak dihiraukan oleh korban,” ujarnya.

Kata dia, karena tidak mendapatkan respon dari korban, marbon masjid lalu memanggil warga lain. saat itu, warga melihat ada darah yang keluar dari saluran pembuangan WC, sehingga warga mendobrak pintu toilet dan menemukan korban sudah berlumuran darah dengan luka di bagian leher. “Korban mengalami luka senyatan di leher dan tangan kanan, tangan kiri. Selain itu, warga menemukan pisau kater warna merah dan gunting di sekitar klosek toilet,” katanya.

Melihat kondisi korban, warga langsung berinisiatif membawanya ke RSU Sondosia menggunakan mobil pick up milik warga yang melintasi jalan di desa setempat, agar mendapatkan pertolongan medis. “Korban akan dirujuk ke RSUD Bima untuk mendapatkan pertolongan yang lebih intensif,” bebernya.

Saat ini kata Kapolsek, pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan telah mengamankan sejumlah barang bukti, berupa 1 unit sepeda motor mereka Revo Absolut, jelana jeans pendek yang berlumuran darah, pisau cuter warna merah dan gunting kecil berwarna hitam,” tutupnya. (BE07)

Share
  • 281
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top