Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

Buntut Penangkapan,  Warga Desa Desa Tangga dan Desa Tangga Baru Blokade Jalan

Aksi blokade jalan yang dilakukan oleh warga Desa Desa Tangga dan Desa Tangga Baru menuntut dilepaskannya salah satu warga yang ditangkap aparat.

Bima, Bimakini.- Warga Desa Desa Tangga dan Desa Tangga Baru Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, memblokade jalan, Selasa (19/1).  Aksi ini buntut dari konflik antarkampung.

Bhabinkamtibmas, Briptu Nurane mengatakan, aksi blokade jalan di dua Desa tersebut dilakukan secara bersamaan oleh pihak keluarga dari Jainudin alias Jae yang ada di Desa Tangga dan Desa Tangga Baru. Jae ditangkap dan diduga terlibat dalam penembakan dalam konflik lalu.

“Aksi tersebut menuntut perdamaian antara Desa Waro dengan Desa Tangga Baru yang terlibat konflik sosial dan Jainudin alias Jae segera dilepas atau dibebaskan,” katanya, Selasa (19/1).

Lanjut Nurane, pukul 15.30 wita, Kapolsek Monta, IPTU Takim bersama personel lainnya tiba di lokasi di Desa Tangga. Selanjutnya Kapolsek bersama Camat dan Danramil 1608-07 Monta, serta anggota DPRD Kabupaten Bima Mustakim, bernegosiasi dengan pihak keluarga dari Jainudin alias Jae yang ada di Desa Tangga.

“Hasil dan kesimpulan dalam proses negosiasi tersebut, pihak keluarga dari Jainudin alias Jae akan ke Polres Bima dengan didampingi oleh pihak Muspika Monta untuk menemui Penyidik pada hari Rabu tanggal 20 Januari 2021, guna mendapatkan penjelasan terkait penangkapan Jainudin alias Jae tersebut,” terangnya.

Selanjutnya, pihak keluarga dari Jainudin alias Jae yang ada di Desa Tangga langsung menghubungi pihak keluarga dari Jainudin alias Jae yang ada di Desa Tangga Baru dan menyampaikan hasil serta kesimpulan dalam proses negosiasi di Desa Tangga.

“Pukul 17.00 wita, jalan yang diblokir di Desa Tangga telah dibuka kembali dan arus lalu lintas kembali lancar. Pukul 17.20 wita, blokir jalan di Desa Tangga Baru juga dibuka,” tuturnya.

Kata Nurane, sementara penangkapan Jainudin alias Jae dilakukan karena telah cukup bukti bahwa yang bersangkutan telah melakukan penembakan terhadap salah satu warga Desa Waro (Alm. Abdurrahman) dalam bentrok warga antara Desa Waro dengan Desa Tangga Baru yang terjadi pada hari rabu tanggal 07 Oktober 2020.

“Kekuatiran, adanya pihak keluarga dari Jainudin alias Jae yang akan kembali melakukan aksi blokir jalan apabila tuntutannya tidak dikabulkan,” pungkasnya.

Selanjutnya, tetap lakukan pendekatan dan penggalangan terhadap pihak keluarga dari Jainudin alias Jae agar tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan kerawanan Kamtibmas terkait penangkapan. (BE10)

Share
Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Politik

Dompu, Bimakini. – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak untuk 16 Desa di Kabupaten Dompu pada Kamis 17 Juni 2021 kemarin berjalan aman kondusif....

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Ikatan Pemuda Peduli Pelestarian Lingkungan (IP3L) Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima menghadang jalan lintas Bima – Sumbawa, Selasa (25/5), sekitar pukul...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Aparat keamanan mencegah akan terjadinya konflik antar kampung di Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, NTB. Terjadi perselisihan antara Desa Sondo dengan Desa Nontotera....

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Laskar Terpelajar Donggo – Soromandi (LTDS) memblokade jalan dan menanam pisang di jalan rusak. Rabu Sore, (19/5) tepatnya di Desa O’o, mereka...