Peristiwa

Dua Remaja Putri Terseret Banjir di Desa Sie Ditemukan tidak Bernyawa

Suasana korban

Bima, Bimakini.- Dua remaja yang terseret banjir sungai ditemukan tidak bernyawa. Setelah sebelumnya dilakukan pencarian oleh warga dan aparat.

Kapolsek Monta, IPTU Takim mengatakan, identitas kedua korban yaitu Bilqis dan Meilani Fadillah alias Anis, yang sama-sama berumur 16 tahun dan masih berstatus pelajar beralamat RT 14 RW 04 Desa Sie Kecematan Monta.

Kronologis kejadian, awalnya korban bersama teman-temannya sekitar enam orang pergi ke air terjun kalate mbira yang berada di wilayah perbukitan yang berlokasi disebelah utara Dusun Diha Desa Sie.

“Pada saat korban bersama teman-temannya berada di bawah air terjun tersebut, secara tiba-tiba air bah dari atas datang dan menenggelamkan korban. Sementara teman-teman korban yang berhasil menghindar, langsung menuju Desa Sie untuk memberitahukan pihak keluarga korban,” katanya, Rabu (27/1).

Selanjutnya pihak keluarga korban bersama warga lainnya, lakukan pencarian dengan cara menyisir sungai dari lokasi air terjun. Sebagian warga menunggu di tempuran sungai yang mengalir dari arah air terjun dengan sungai dari arah Bendungan Pelaparado.

“Sekitar pukul 18.00 wita, korban Meilani Fadillah alias Anis berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak sekitar 1 Km dari lokasi air terjun dan korban langsung dibawa menuju rumah duka untuk disemayamkan,” tuturnya.

Pukul 19.20 wita kata Takim, Tim Basarnas tiba di Polsek Monta, kemudian melakukan briefing bagaimana teknik pencarian korban. Upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan dengan cara membagi dua kelompok yaitu satu kelompok mencari dengan cara menyisir sungai dari arah hulu, dan satu kelompok lagi mencari dengan cara menyisir sungai dari arah hilir.

“Sekitar pukul 20.15 wita, korban Bilqis berhasil ditemukan oleh kelompok yang menyisir dari arah hulu di sungai yang berlokasi di sekitar Dusun Diha. Selanjutnya korban langsung dibawa menuju rumah duka untuk disemayamkan,” terangnya.

Kata Takim, bersama tim Basarnas dan Kepala Desa Sie Aman, SSos yang mengikuti Kelompok pencarian dari hilir langsung kembali dan menuju rumah duka di Desa Sie. Sementara situasi di Desa Sie paska peristiwa tersebut terpantau aman dan terkendali.

“Dikhawatirkan adanya oknum-oknum tertentu yang akan melakukan upaya provokasi dengan menyebarkan isu tidak benar terkait peristiwa tersebut, tetap lakukan monitoring guna terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya. (BE10)

Share
  • 193
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top