Hukum & Kriminal

Polres Bima Kota Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi di PKBM Karoko Mas

Aksi di depan Polres Bima KOta, Senin.

Bima, Bimakini.- Lembaga Stusi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (LeSHam) gelar aksi, Senin (18/1) terkait kasus tindak pidana korupsi PKBM Karoko Mas dan Yayasan Al-Madinnah yang dilaporkan tahun 2019 ke Unit Tipikor Polres Bima Kota. Hingga kini belum ada kejelasan hukum.

Korlap Aksi, Suroso, SH mengatakan, kasus yang diduga menyeret oknum anggota DPRD Kabupaten Bima terkait dugaan kasus korupsi dana Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Karoko Mas. Kasus ini diduga merugikan negara Rp 1,80 Miliar.

Penyidik telah mendapatkan keterangan dari 207 orang. “Kemudian menemukan adanya SPJ rekayasa data warga belajar dan tutor fiktif serta penyidik menemukan adanya manipulasi data atas kasus PKBM Koroko Mas,” katanya, Senin (18/1).

Sekretaris LesSHam, Linnas, SH mengatakan, akan tetap mengawal kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana PKBM Karoko Mas yang sudah naik ke tahap penyidikan. Mendesak aparat untuk segera bmenetapkan tersangka.

Juga mendesak DPRD Kabuparen Bima melalui Badan Kehormatan (BK) untuk bersikap. Kerena melanggar peraturan DPRD Kabupaten Bima Nomor 2 tahun 2019 Tentang kode etik anggota dewan. (BE10)

Share
  • 100
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top