Connect with us

Ketik yang Anda cari

Opini

Desa Wisata Harapan Baru Pariwisata Indonesia

Oleh: Sirajuddin, SST.Par, MT.Par, M. Sc.Par

 

Pariwisata adalah industri Penghasil Devisa Nomor 4 sebelum Pandemi Covid 19. Pariwisata pula menjadi tumpuan masa depan harapan generasi muda dalam mencari lapangan kerja. Tidak ketinggalan pada saat itu Lembaga pendidikan Tinggi dan pelatihan Pariwisata bermunculan dimana- mana. Bahkan Pariwisata adalah andalan Daerah dalam meraup Pendapatan Asli Daerah ( PAD) dan Retribusi Daerah . Misalnya saja Lombok Barat dan Lombok utara , Kabupaten Badung Bali, Labuan Bajo NTT , Kepulauan Seribu Jakarta sangat membanggakan Pariwisata sebaga penyumbang Pajak, PAD, Retribusi.

Begitu hebatnya pariwisata anggaplah Tahun 2018 dan 2019 sebelum wabah Covid19 datang pariwisata di targetkan 20 juta wisman . Bahkan Begitu penting dan strategisnya pariwisata membuat Bapak Presiden Joko Widodo mengambil Kebijakan program Pariwisata 10 Bali Baru yang dikenal 10 Destinasi unggulan , kemudian membuat Indonesia ditakuti Negara2 Asean dan Asia . Bahkan Akhir Tahun 2019 Bapak Presiden Jokowi telah menetapkan 5 Desitinasi Super Prioritas yaitu Mandalika – Borobudur- Labuan Bajo dan lainnya. Namun cerita manis dan indah tersebut seperti kita tidak percaya hanya 2 Tahun diserang Waba Covid-19 Pariwisata seperti tidak berdaya dan tidak mampu bangkit.

Seorang Doktor Pariwisata Drs. I Putu Anom, M.Par,dkk dalam sebuah opini Pariwisata sampai memberikan statement pada tanggal 18 Februari 2021 dalam sebuah opini media Lokal Bali mengatakan ” Bali sebagai pusat pariwisata dunia dan pusat keberhasilan pariwisata Indonesia pertumbuhan ekonomi saat ini Bali minus 9,21 %.

Hal ini sejalan pernyataan Menparekraf RI Sandiaga Uno ” Pademi Covid 19 berdampak turunnya pendapatan sektor pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nasional , khususnya Bali lebih dari 80% masyarakat Bali tergantung pariwisata”( www.wartaekonomi.co.id/25/1/2021), sementara Nilai Tukar Rupiah semakin tertekan.Berdasarkan data Bloomberg tanggal 19 Februari 2021 ( https//market.com/2021) melawan Dollar AS sampai pada angka Rp. 14.080 per Dollar AS. dan Melawan mata uang global, uang Eropa (Euro) yakni (-0,22%), poundsterling (-0,08%) . Di Asia pun Rupiah terus melemah melawan sebagaian besar mata uang Asia : Dollar Taiwan ( -1,60%), Dollar Hk (-0,17%), yuan ( -0, 09%), dan Dollar Singapore 0,09% ( WE ONLINE , Jakarta, 22 Januari 2021).

Pariwisata betul- betul diserang dari berbagai arah dan tantangan Begitu pula Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat NTT Pusat Pariwisata Dunia terjadi penurunan kunjungan wisman sangat dratis akibat covid 19 yaitu hanya 51. 618 orang jika dibanding tahun 2019 mencapai 221. 708 orang. Begitu pula pintu masuk wisatawan manca negara dari Jawa Timur Tahun 2020 hanya mencapai 37.257 orang, sedangkan Tahun 2019 mencapai 223.353 orang dan terendah selama 5 Tahun terakhir terendah 83,32% ( http://www .suarasurabaya.net/2021).

Begitu pula Jawa Barat anjlok hampir 100% Tahun 2020 ditarget 1,9 juta orang wisman dan wisnus 51 juta orang di revisi menjadi 31 ribu orang wisman dan 19 juta wisnus dan Realisasi 2020 masih kecil sampai Juni 31 orang wisman dan wisnus 20 ribu orang. Tahun 2019 Jabar kunjungan wisman mencapai 3 juta orang sedangkan wisnus 60 juta orang ( http://jabarprov.go.id/2020).

DKI Jakarta mungkin nasibnya sama dengan bahkan lebih parah turun sampai 99, 8 di bulan April 2020. Tahun 2019 kunjungan wisman 156.796 orang wisman ( Statistik. jakarta.go.id/2020) dan secara nasional kunjungan wisman yang dicatat BPS HANYA 4,02 juta orang bila dibandingkan tahun 2019 mencapai 16, 11 juta orang merosot 75,03 % Year on Year ( Yoy). Tahun 2020 di target 20 juta wisman pun buyar karena dampak covid 19 . penurunan nasional masih jauh lebih baik dibanding didaerah rata-rata 80- 90 % ( http://nasional .kontan.co.id/2020).

Angka kunjungan wisman menurun dari beberapa daerah dan nasional dapat di pastikan akibat tidak adanya aktifitas pariwisata, artinya dampak dari covid 19 pariwisata tidak bergerak maksimal secara nasional ” Maka solusinya menurut DOKTOR Pariwisata Unud Denpasar Bali Dr. I Putu Anom, M.Par memberikan Saran agar Bandara Ngurah Rai dibuka utk wisatawan internasional dengan mengikuti standar WHO, protokol yang ketat yg penting wisatawan sehat, aman dan nyaman berwisata.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

B. Harapan Baru Program Desa wisata Maju, Mandiri dan Bersertifikat Pariwisata dimulai dari Desa untuk Bangkit.

Ketika kehadiran Bapak Sandiaga Uno menggantikan bapak Wisnutama banyak pro dan kontra, banyak yang ragu. Namun melihat geliat dan gairah serta motivasi beliau datang dengan slogan penuh harapan yaitu Pariwisata harus “Adaptasi- Inovasi dan Kolaborasi” langkah ternyata sangat disambut semua oleh pelaku pariwisata dan menjadikan Bali sbg. Destinasi pertama yang harus dimulai program itu.

Sandiaqa Uno sangat lihai mengatur strategi dan insting bisnisnya Sangat efektif. Ibarat suatu peran Yang dikuatkan dulu adalah pasukan utama maka Bali lah pasukan utama sbg branding Adaptasi’Inovasi- Kolaborasi . Langkah ini sangat sukses besar 2 bulan awalnya antusiasme PHRI Pusat ASITA,HPI dan stakeholder pariwisata lainnya menyambut pariwisata era baru ini sangat baik . Dalam kaitan ini muncul lagi program menarik yg tidak kalah menarik yaitu 244 Desa 2024 maju, Mandiri dan bersertifikat. Program cocok diterapkan diera seperti saat ini karena berwisata di desa sangat aman karena interaksi dengan alam, budaya lokal tidak sepadat wisata massal seperti Pantai atau event.

Berikut program tersebut :
1. Kerjasama dengan ASIDEWI, Kemendes PTT, Travel. co, Carventer.
2. Konsep Pariwisata berbasis
3. Slogannya adalah ayo GEBER, GERCEP dan GASPOL . Gerak bersama, Gerakan Cepat dan Garap semua potensi usaha untuk lapangan kerja.
4. Program ini sudah dimulai tanggal 30 Januari 2021 -28 Februari 2021 dilaksankaan Sabtu dan MInggu jam 10.00 wib.
5. Kepiawian Menparekraf mengajak semua pelaku pendukung pariwisata untuk terus memajukan pariwisata termasuk Duet maut dengan Menteri BUMN dengan menyiapkan Holding BUMN Pariwisata ( wartaekonomi.co.id/2021) serta dukungan Tiket.com membantu gerak cepat pulihkan industri pariwisata, bergerak cepat keseluruh destinasi unggulan seperti berkantor di Bali 3-4 hari tiap bulan, menyiapkan data, terukur , tepat sasaran dan tepat manfaat .Beliau betul2 menteri Pariwisata yang mampu menggabungkan Pariwisata secara totalitas .
6. Terkait program diatas diperuntukan pada desa wisata yang telah,sedangkan dan akan mau action.
7. Target akhir adalah produk dan masyarakat bisa lebih hidup semua Gercep, Geber dan Gaspol adalah slogan yang unik dan menarik.

Berikut Jadwal Virtual Tour Desa Wisata Maju, Mandiri dan bersertifikat ” Pesona Indonesia”  jadwal penayangannya sbb:
1. Eksotisme Desa Pulau Baguk Kepulauan Banyak Sabtu, 30 Januari 2021, pukul 10.00 WIB.
2. Legenda Pulau Pangeran Desa Belibak Kepulauan Anambas Minggu, 31 Januari 2021, pukul 10.00 WIB.
3. Goa Terakhir untuk Walet Sabtu, 6 Februari 2021, pukul 10.00 WIB
4. Wisata Manis dan Menantang Desa Wisata Nanas Madu Pemalang Minggu, 7 Februari 2021, pukul 10.00 WIB
5. Kearifan Berkelanjutan Masyarakat Bayan Sabtu, 13 Februari 2021, pukul 10.00 WIB
6. The Guardians of Selat Pantar Minggu, 14 Februari 2021, pukul 10.00 WIB
7. Rahasia Teluk Cendrawasih Sabtu, 20 Februari 2021, pukul 10.00 WIB
8. Membaca Alam Bersama Bajo Mola Minggu, 21 Februari 2021, pukul 10.00 WIB
9. Kilau Indah Desa Ngilngof Sabtu, 27 Februari 2021, pukul 10.00 WIB
10. Kisah Sebujit yang Tersembunyi Minggu, 28 Februari 2021, pukul 10.00 WIB.

Kesimpulan :
Peningkatan aktifitas Pariwisata sangat tergantung peran desa Wisata dan kondisi Covid segera berakhir dan Program Gercep, Geber, Gasspol tetap kita jalankan bersama.

Semoga Pariwisata menjadi Primadona Devisa kembali , mulai hidupnya lapangan kerja pariwisata , Bamgkitnya Peningkatan PAD, dan lahirnya kembali Kegiatan pendapatan Ekonomi Kerakyatan. Mari kita Geber- Gercep – Gaspol dalam strategi Adaptasi- Inovasi – Kolaborasi . Mari kita tetap tersenyum dengan ” Pesona Indonesia”. (*)

Penulis adalah Dosen Pariwisata Poltekpar Lombok Kemenparekraf RI /Alumni S1 Pariwisata Univ. Udayana Bali dan Alumni S2 Magister Arstektur dan Perencanaan Pariwisata UGM Jogjakarta/ JFC – Director Planning and Development Tourism and Creative 2020-2024.

 

Iklan. Geser untuk terus membaca.
Share
  • 55
    Shares
Komentar

Berita Terkait

Berita

Kota Bima, Bimakini.- Untuk pengembangan kompetensi dan peningkatan kualitas sumberdaya manusia di bidang pariwisata, Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, SE dan Direktur Politeknik...

NTB

Mataram, Bimakini.- Pemerintah Provinsi NTB terus berbenah untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor pendapatan andalan daerah. Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, meresmikan...

NTB

Mataram, Bimakini.- Pembangunan Poli Teknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok dimaksudkan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia yang handal dan maju di bidang pariwisata “Saya yakin sekolah...

NTB

Mataram, Bimakini.- Tak ada yang utama, selain suksesi Deklarasi terbentuknya Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) NTB, menjadi ucapan spontan diucapkan tiga orang narasumber yang hadir...