Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

Diduga Hina Warga Sila di Sosmed, Akun FB Garaha Londo Rasa Dilapor ke Polisi

Pelaporan kasus UU ITE atas dugaan penghinaan.

Bima, Bimakini.- Media Sosial (Medsos) seperti Facebook mestinya dijadikan sebagai sarana untuk menjalin silaturahim, sekaligus untuk menambah wawasan terkait perkembangan zaman. Beda dilakukan akun Facebook (FB) Garaha Londo Rasa, yang bersangkutan menghina warga Sila, dengan menulis status “Orang Sila Semuanya Maling, sekaligus di Sila tempat berkumpul para Maling”.

Akibat ulahnya, pemilik akun Facebook tersebut dilaporkan ke polisi oleh Wahyudin warga Desa Leu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Ahad (14/2).

Wahyudin mengatakan, pemilik akun Facebook Garaha Londo Rasa telah menghina warga Sila dengan menggunakan kata – kata tidak beretika. Yakni sekitar pukul 06.30 Wita, dia mengumbar ujaran kebencian di Facebook yang ditujukan kepada semua warga Sila.

“Kita tidak terima semua warga Sila disebut maling, kalau yang disebut salah satu oknum tidak apa – apa. Tapi ini kan tertuju pada semua warga Sila, sehingga pemilik akun tersebut harus dilaporkan ke polisi,” ujar Yudi sapaannya.

Kata Yudi, kami berharap pihak penyidik di Polres Bima Kabupaten agar menjadikan kasus tersebut sebagai atensi, sehingga tidak menimbulkan gejolak. Apa yang dilakukan pemilik akun Facebook tersebut dapat dijerat dengan Undang – undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Kasus ini tidak boleh dibiarkan, Polisi harus mengusut tuntas. Sehingga ada efek jera bagi dia, sekaligus tidak mengunlangi hal yang sama,” terangnya.

Sebagai bentuk keberatan, Yudi  mendatangi ruang SKPT Polres Res Bima dengan Tanda Bukti Laporan pengaduan Nomor: TBL/66/II/2021/SPKT/ Res Bima.

Warga Sila lainnya, Irfan meminta pihak kepolisian agar mengusut  tuntas kasus tersebut agar tidak berpolemik. Karena yang dilakukan pemilik akun Facebook Garaha Londo Rasa sangat melukai hati semua warga Sila.

“Oknum tersebut telah menebar ujaran kebencian terhadap orang Sila dan kita tidak terima hal itu,” ucapnya.

Diharapkannya, polisi dapat menegakkan supremasi hukum sesuai aturan yang berlaku.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Kita tidak ingin masalah ini berlarut, polisi harus bertindak sesuai prosedural,” ujarnya. (BE07)

Share
  • 160
    Shares
Komentar

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Soal asmara, putus cinta adalah hal yang lumrah. Namun, kalimat itu tidak berlaku bagi WY (19) asal Desa Leu Kecamatan Bolo Kabupaten...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.-Lantaran mengaku diancam dan dihina di media sosial Facebook, Kepala Desa Nanga Wera Kecamatan Wera Kabupaten Bima, Umar SH, melaporkan sedikitnya tujuh warganya...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Tim Puma Satuan Reserse Kriminal Polres Bima mengamankan oknum warga yang diduga melakukan tindak pidana ujaran kebencian di Desa Bumi Pajo, Kecamatan...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Diduga menghina Kepala Dusun (Kadus) Desa Sondosia, Kecamatan Bolo, Baharudin, di Media Sosial (Medsos) Facebook, Wahyudin warga setempat diamankan polisi, Senin (10/8)...