Ekonomi

Jatah BST Bagi Warga Bolo Terus Berkurang

Kepala Pos Sila, Muhidin, SH

Bima, Bimakini.- Jatah Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Pemerintah Pusat melalui Kemensos RI untuk warga Kecamatan Bolo terus berkurang. Jatah yang didapat pada Mei Tahun 2020 sebanyak 4.152 Kepala Keluarga (KK).

Masuk di bulan Desember Tahun 2020, jumlah penerima manfaat berkurang 834 KK, sehingga total yang terima bantuan penanganan Covid19 di akhir Tahun 2020 sebanyak 3.318 KK.

Kepala Pos Sila, Muhidin, SH membenarkan jatah penerima manfaat BST di Bolo berkurang. Pengurangan jatah BST 4.152 menjadi 3.318 lantaran penerima manfaat tercakup untuk menerima Bantuan Pangan Non Tunai yakni sebanyak 834 KK,” ujarnya, Kamis (11/2).

Sambungnya, kemudian masuk Januari Tahun 2021, jatah BST untuk wilayah Bolo berkurang yakni sebanyak 229 KK. “Total penerima manfaat BST untuk bulan Januari dan Februari sebanyak 3.089 KK,” terangnya.

Dijelaskannya, sebelumnya untuk Desa Rasabou mendapat jatah lebih kurang 300 KK, bahkan Desa leu di atas 500 KK. Karena ada perubahan, untuk warga Desa Rasabou tinggal 238 KK, Rato 255 KK, Sanolo 187 KK, Timu 210 KK.

“Rata – rata penerima manfaat tiap desa berkurang,” jelasnya.

Terkait pelayanan, lanjutnya, pihak Pos hanya menyalurkan sesuai SOP. Yakni saat menerima bantuan warga tidak boleh diwakili oleh orang lain kecuali berada dalam satu Kartu Keluarga (KK). “Kalau warga memberi mandat ke aparatur desa tidak akan diberikan bantuan. Kecuali diambil oleh saudara atau keluarga yang masih dalam KK yang sama,” ungkapnya.

Selain tidak boleh diwakili oleh orang lain, penerima bantuan harus difoto untuk dokumentasi. “Kita tidak berani langgar aturan, kalau penerima manfaat tidak mau difoto tidak akan diberikan. Hal itu untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran,” tutupnya. (BE07)

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top