Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

Tower yang Disegel Warga Tambe, Bukan Milik Telkomsel

Bima, Bimakini.- Manager Corporate Communications Telkomsel Area Jawa Bali, Erwin Kusumawan, menjelaskan, BTS Tower yang ada di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, bukan milik pihaknya.  Namun sepenuhnya dimiliki dan dikelola oleh PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo).

“Berkaitan dengan informasi mengenai penyegelan menara BTS yang terletak di Desa Tambe, Kelurahan Bolo, Kabupaten Bima, Provinsi NTB, pada tanggal 18 Februari 2021, seluruh proses yang terkait dengan adminitrasi dan perijinan operasional menara BTS tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab PT Protelindo,” terangnya dalam siaran persnya, Kamis.

Dijelaskannya, saat ini Telkomsel selaku penyewa menara BTS tersebut telah menginformasikan dan berkoordinasi dengan PT Protelindo untuk melakukan percepatan penyelesaian kendala yang terjadi.

Diberitakan sebelumnya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah warga Desa Tambe Kecamatan Bolo menyegel tower BTS Telkomsel dengan titik koordinat 8.50698.118.606 milik PT Ida Lombok, Kamis (18/2), sekitar pukul 12.30 Wita.

 

Ketua BPD Tambe, Buyung SPd mengungkapkan, pintu pagar tower BTS Telkomsel yang berlokasi di RT 02 RW 01 Desa Tambe memang sudah disegel lantaran sudah lama tidak memperpanjang ijin operasional.

“Hampir 7 tahun tower tersebut tidak diperpanjang oleh pemilik, sehingga kita segel untuk sementara waktu,” ujar Buyung.

Kata Buyung, jika pemilik tower belum melakukan perpanjangan ijin, kita tidak akan membuka segel. Hal itu dilakukan supaya tertib administrasi betul – betul diterapkan.

“Jangan harap segel dibuka kalau ijin tidak diperpanjang,” tandasnya.

Sebelum menyegel kata dia, pihaknya berkonsultasi dengan pihak Telkomsel Bima. Kita disarankan untuk mengumpulkan KTP warga yang berdomisili di sekitar tower, selain itu dibuatkan berita acara, sehingga akan disampaikan ke pihak terkait.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Itu pernyataan pihak Telkomsel Bima saat kita konfirmasi pada Rabu (17/2),” ungkap Buyung.

Hingga saat ini, pemilik tower BTS maupun PT Telkomsel belum dapat dikonfirmasi, secepatnya akan diupayakan.

Sekdes Tambe, Hairul Fitriadin membenarkan bahwa pemilik tower tersebut belum melakukan perpanjangan ijin. Menurutnya, sejak dirinya dilantik Tahun 2015 lalu, pemilik tower BTS yang beroperasi di desa setempat tidak pernah hadir untuk perpanjangan ijin,” singkatnya. (BE07)

Share
  • 46
    Shares
Komentar

Berita Terkait

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Lokasi Tower BTS Telkomsel di RT 01 Dusun Bara I Desa Kananga, Kecamatan Bolo Kabupaten Bima diklaim milik Pemerintah Desa (Pemdes). Munculnya...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bima, menyesalkan aksi penyegelan tower di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, beberapa waktu lalu. Pemerintah Desa...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Lantaran belum melakukan perpanjangan ijin, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan sejumlah warga Desa Tambe Kecamatan Bolo menyegel tower BTS Telkomsel dengan titik...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Papan  iklan Telkomsel yang dipasang di depan Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kecamatan Woha, akhirnya ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Po...