Ekonomi

Wali Kota Bima Sosialisasikan Pemasangan Alat Perekam Transaksi Usaha

H Muhammad Lutfi, SE

Kota Bima, Bimakini.- Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, SE membuka kegiatan sosialisasi sistem perekam transaksi bagi pelaku usaha perhotelan dan restoran di Aula Kantor Pemkot Bima, Senin (22/2).

Hadir Sekretaris Daerah, Kepala BPKAD dan Perwakilan Polres Bima Kota dan Kepala Bank NTB Syariah Cabang Bima. Juga pengusaha-pengusaha perhotelan serta restoran di Kota Bima. Hadir pula melalui aplikasi zoom meeting selaku pemateri sosialisasi Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK RI dan Kepala Bank NTB Syariah Pusat.

Kepala BPKAD Kota Bima, Drs Zainudin menyampaikan, kegiatan ini merupakan respon cepat dari pemerintah guna menyatukan pemahaman semua pihak tentang kegunaan pemasangan alat perekam transaksi usaha. Harapan melalui sosialisasi ini terjalin hubungan dan kerjasama yang positif bagi semua stakeholder, sehingga akan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi juga memiliki harapan yang sama. Diungkapkannya bahwa rencana pemasangan alat perekam transaksi usaha tersebut semenjak awal terpilih menjadi Wali Kota Bima. Dengan adanya sistem tersebut, mampu menerobos apa yang menjadi penghambat baik bagi pengusaha maupun pemerintah.

Dijelaskannya, pengadaan alat perekam ini merupakan kerjasama dengan Bank NTB dan juga merupakan usul saran dari KPK. Diharapkan dengan adanya alat perekam ini juga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Hampir di seluruh Indonesiaalat ini sudah diberlakukan dan contoh beberapa daerah bahwa pemberlakuan alat ini menjadi salah satu cara penguatan PAD. Saat ini, Pemerintah Pusat dan daerah bahu membahu mengatasi Covid-19 tanpa mematikan sektor perekonomian yang ada.

“Sistem ini juga salah satu jalan untuk penguatan pendapatan daerah kita,” jelas Wali Kota.

Diungkapkannya, dengan diberlakukannya sistem dan mesin tersebut, mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pelaku usaha dan pemerintah. Sehingga bisa memudahkan semua pihak. “Dengan hadirnya sistem ini, memudahkan pelaku usaha dan transparansi dalam hal pelaporan keuangan,” ujar Wali Kota.

Wali Kota Bima mengapresiasi peran para pengusaha dalam mendukung pembangunan daerah. Juga menaruh harapan besar agar ke depannya masyarakat selaku pengusaha dan pemerintah daerah bisa saling bekerjasama, bahu-membahu dalam meningkatkan ekonomi Kota Bima, dan mampu berjalan bersama dengan pandemi Covid-19 yang tentunya menjadi tantangan besar selama ini.

“Perkembangan ekonomi daerah kita tetrbilang cukup baik, karenanya dukungan masyarakat dan pelaku pengusaha. Kita bahu membahu mengatasi permasalahan ekonomi dan berjalan bersama pandemi. Jangan sampai ekonomi kita mati,” tutupnya.

Untuk sementara ini, alat tapping box di seluruh Kabupaten/Kota di NTB mendapatkan 10 unit dan diutamakan untuk perhotelan. Nanti ke depannya akan ditambah menjadi 25 unit per Kabupaten/Kota. (BE06)

Share
  • 7
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top