Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Menag RI Ngaku Rela Pending Izin Perguruan Tinggi Lain Demi IAIN Bima

Menteri Agama RI, H Yaqut Cholis Qoumas saat acara di Kantor kementerian Agama Kota Bima.

Kota Bima, Bimakini.- Menteri Agama Republik Indonesia, Dr Yaqut Cholis Qoumas mengaku rela akan mengesampingkan izin perguruan tinggi lainnya yang ada di Indonesia, demi memperjuangkan izin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Kota Bima.

Pernyataan itu disampaikan pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu saat memberikan sambutan di Kantor Kementerian Agama Kota Bima, Jumat (11/03) untuk penyerahan lahan rencana pembangunan kampus negeri pertama di Kota Bima.

“Jujur ada banyak kampus lain yang ingin menjadi negeri, namun karena pandemi ini memang banyak yang tertunda. Tapi untuk IAIN Bima, tidak,” tegas politisi PKB tersebut disambut tepuk tangan tangan meriah.

Ada ragam alasan tertentu katanya untuk memperjuangkan IAIN di Kota Bima ini, yakni lantaran banyaknya tokoh pendidikan hingga banyaknya jumlah warga yang telah meraih gelar doktor asal Bima.

“Jadi, pantas punya kampus negeri karena banyak doktor dan sejenisnya ada di Bima ini. Banyak orang hebat di Bima ini,” tegasnya kembali dengan nada tegas.

Besar harapan dari mantan Anggota DPR-RI ini proses pembangunan dan lainnya dapat dikawal terus, terlebih ia memiliki keyakinan tinggi hingga 100 persen pembangunan IAIN ini.

“Jangan hanya awal-awalnya saja semangat untuk membangun, tapi ujung-ujungnya. IAIN harus ada di Bima ini,” sentil pria yang sesekali melontarkan candaannya tersebut.

Ia optimis dengan sikap Pemkot Bima yang membangun kampus negeri dan mengangkat dunia pendidikan di Bima. Karena katanya semangat selain akan menghibahkan tanah untuk IAIN, Pemkot juga menyediakan madrasah.

Toh katanya, jikapun Wali Kota kedepan tidak mampu melanjutkan nantinya pihaknya lah yang jadi garda terdepan untuk meneruskan pembangunan IAIN ini.

“Jadi kedepannya jangan sungkan terus koordinasi dengan Kemenag. Karena ini juga adalah bukti bentuk keseriusan pemerintah wujudkan pendidikan yang islami,” imbuhnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Pantauan media ini, Menteri Agama tiba di Kota Bima sekitar pukul 11.00 wita, bersama Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah, Bupati Bima Drs Dahlan M Nur dan Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi SE.

Serah terima aset dilakukan di Halaman Kantor Kemenag Kota Bima dan beberapa aset yang diserahkan Pemkot Bima ke Kemenag Kota Bima antara lain berupa tanah Kemenag Kota Bima, tanah KUA Asakota, tanah KUA Rasanae Timur dan tanah KUA Raba.

Kepala Kantor Kemenag Kota Bima, H Ahmad Taufik SAg MM mengatakan kehadiran Menteri Agama ke penyerahan aset ini atas undangan langsung dari Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi SE.

“Tentu ini apresiasi luar biasa kami sampaikan, karena ini bentuk kerjasama dan komitmen bersama pemerintah dalam membangun daerah ini,” ujar Ahmad.

Usai ceremonial serah terima aset di Halaman Kantor Kemenag Kota Bima, Menteri Agama bersama rombongan solat jumat bersama di Masjid Nur Latif Pemkot Bima. Setelah itu, menteri langsung mengunjungi lahan yang akan dijadikan sebagai tempat pembangunan kampus IAIN Bima di Sambinae.

Saat berkunjung, Yaqut memastikan lahan dan tegalan yang terlihat di lokasi tidak masuk dalam kawasan hutan negara.
Ketika ditanya soal kelayakan lahan pun, Yaqut mengatakan sangat layak. Apalagi hamparan pemandangan, yang bisa mengakses seluruh wilayah Kota Bima. (BE09)

Share
  • 137
    Shares
Komentar

Berita Terkait

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.- Jum’at (12/3) siang, Menteri Agama RI,  H. Yaqut Cholil Qoumas didampingi Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah, SE, MSc dan WaliKota Bima H...

Pemerintahan

Kota Bima, Bimakini.-  Menteri Agama, Dr. KH Yaqut Cholil Qoumas diagendakan akan berkunjung ke Kota Bima dalam rangka rencana penyerahan hibah aset Pemerintah Kota...

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.-  Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, SE., bertemu dan silaturahmi dengan Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas di Kediaman Menteri...

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.- Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, SE menerima tim Komite Pendirian Perguruan Tinggi Negeri Bima,  Senin (18/11). Audiensi  yang berlangsung di...