Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pemerintahan

Saat Monev, ASN Keluhkan Kejelasan Pembayaran Tukin ke Anggota Dewan

M Irfan

Kota Bima, Bimakini.- Saat kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) oleh DPRD Kota Bima, banyak pegawai Pemkot Bima mengeluhkan kejelasan realisasi pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) atau Tukin.

Ini setelah sampai dengan awal Maret 2021 ini tidak ada kejelasan kapan pencairan tukin. Pasalnya ASN tidak lagi mendapatkan tambahan penghasilan dari honor kegiatan.

Hal itu diungkap Ketua Komisi I DPRD Kota Bima, M Irfan saat diwawancara Bimakini.com, Rabu (3/3). “Saat kami monev memang ada keluhan ASN soal kejelasan tukin,” ujarnya.

Ini setelah pegawai merasa tidak ada penyampaian kapan dan seperti apa realisasi pembayaran tukin.

Kaitan dengan tukin, kata Duta PKB ini Kota Bima, dari pantauan dewan, semangat kerja pegawai menurun. “Berdasarkan pengamatan kami Birokrasi tak bersemangat bekerja karena dihapusnya honorarium,” terang Irfan.

“Selama tiga hari terakhir, kerja birokrasi tidak sehat. Semangat kerja menurun. Untuk itu DPRD akan menyampaikan pada eksekutif untuk melakukan pengkajian ulang atas regulasi terbaru tentang tukin, ini agar birokrasi kembali dapat bekerja dengan maksimal,” ujarnya.

“Kami minta Wali Kota lakukan evaluasi dan usulkan ke pemerintah pusat untuk melihat kembali regulasi Yang sekarang dijalankan,” pungkas Irfan.

Selain soal tukin, juga mengeluhkan minimnya anggaran diseluruh OPD. Ini setelah anggaran banyak terserap untuk kegiatan Covid19. (BE06)

Share
  • 32
    Shares
Komentar

Berita Terkait

Pemerintahan

Kota Bima, Bimakini.- Sempat jadi polemik, akhirnya Pemkot Bima sejak pekan lalu sudah mulai membayangkan uang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) atau lebih dikenal Tunjangan...

Pemerintahan

Kota Bima, Bimakini.- Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, SE menilai,  jika ada ASN atau siapapun yang tidak paham tentang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP)...

Pemerintahan

Kota Bima, Bimakini.- Molornya realiasi pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) atau tukin bukan saja terjadi di Kota Bima, namun seluruh Indonesia. Kepala Bagian Organisasi,...

Pemerintahan

Kota Bima, Bimakini.-   Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indrawirawan S.Adm desak Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi, SE mencopot seluruh Kepala Puskesmas , karena...