Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pemerintahan

Takut Diberhentikan, Kades Lepadi Turuti Perintah Bupati Dompu

Arif Mauluddin

Dompu, Bimakini. – Kepala Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, Sudirman Ahmad resmi mengangkat dan mengaktifkan kemb ali tiga perangkat kewilayahan (Kepala Dusun) yang sebelumnya dia berhentikan dengan tidak melalui prosedur dan mekanisme yang diatur dalam Undang-undang.

Pengangkatan kembali perangkat desa itu setelah Bupati Dompu sebelumnya, H Bambang M Yasin pada 9 Maret tahun 2020 lalu mengeluarkan surat peringatan pertama agar mengangkat kembali perangkat desa tersebut.

Selama setahun lebih itu, dan hingga terpilih Bupati Dompu yang baru Abdul Kader Jaelani dan H Sahrul Parsan ST, MT., (AKJ – SYAH) baru dia merespon perintah tersebut.

Kabid Pemdes DPMPD Kabupaten Dompu, Arif Mauluddin., Rabu (10/03) menyatakan bahwa, Kepala Desa Lepadi, Sudirman Ahmad resmi mengangkat dan mengaktifkan kembali perangkat desa yang diberhentikan nya itu pada Selasa tanggal 9 Maret 2021 kemarin.

Kata dia, perangkat kewilayahan yang diangkat kembali itu diantaranya Kepala Dusun Lepadi, Subhan Muhtar, Kepala Dusun Pajo Permai, M Taher A Karim dan Kepala Dusun Wera, Nurdin Abdullah.

“Mereka semuanya sudah mulai bekerja seperti biasanya,” cetusnya saat ditemui media ini diruang kerjanya.

Sebelumya, sejumlah warga Desa Lepadi, Kecamatan Pajo dan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Rakyat (LSM LERA) Kabupaten Dompu menggelar aksi unjuk rasa depan kantor pemerintah Kabupaten setempat.

Mereka menuntut agar Kepala Desa Lepadi mengangkat kembali tiga orang perangkat Desa, perangkat kewilayahan (Kepala Dusun) yang sebelumnya diberhentikan tanpa melalui prosedur dan mekanisme yang diatur dalam Undang-undang.

Selain itu, mereka juga meminta kepada Bupati Dompu untuk memberhentikan sementara Sudirman Ahmad sebagai Kepala Desa Lepadi.

“Ini pelajaran buat Kepala Desa lainnya untuk tidak sembarang memberhentikan perangkat desa. Selain itu, kami juga berharap agar Camat tidak gampang mengeluarkan rekomendasi tentang pemberhentian perangkat desa tanpa memenuhi syarat-syarat yang ditentukan aturan,” tegas Direktur LSM LERA Kabupaten Dompu, Supriadin SE., Rabu (10/03).

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Sementara itu, Asisten I Setda Kabupaten Dompu, H Burhan, SH., sebelumnya juga menegaskan bahwa jika Kades Lepadi terbukti tidak menjalankan kewajibannya, yaitu perintah Bupati.

Maka ada sanksi yang akan dikenai, dan sanksi itu tidak keluar dari sanksi yang diatur dalam Undang-undang. Bisa diberhentikan sementara dan bahkan bisa pemberhentian tetap. (BE11)

Share
  • 239
    Shares
Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pemerintahan

Dompu, Bimakini.-  Bupati Dompu, Abdul Kader Jaelani memanfaatkan momentum Sholat Idul Fitri 1442 H untuk menyampaikan pesan moral. Bupati meminta masyarakat untuk menghentikan perusakan...

Pemerintahan

Dompu, Bimakini. – Sejumlah warga Desa Lepadi, Kecamatan Pajo dan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Rakyat (LSM LERA) Kabupaten Dompu menggelar aksi unjuk rasa...

Ekonomi

Dompu, Bimakini. – Sebentar lagi, petani jagung di Kabupaten Dompu akan serentak memanen hasil pertaniannya, Dipundak pemerintahan baru Bupati dan Wakil Bupati, Kader Jaelani...

Pemerintahan

Dompu, Bimakini. – Upaya menjawab keluhan masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati Dompu, Kader Jaelani – H Sahrul Parsan ST, MT., (AKJ – SYAH) akan...