Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Gemar Literasi Kabupaten Bima Gelar Workshop

Bima, Bimakini.- Gerakan Masyarakat Sadar Literasi (Gemar) Literasi Kabupaten Bima menggelar kegiatan workshop, di Kantor Bappeda Kabupaten Bima, Jumat (23/4/2021).

Plt Kepala Bappeda Kabupaten Bima, H Fahrudin, membuka workshop tersebut dengan memaparkan tahapan penyusunan dokumen perencanaan dan keterkaitan antar dokumen yang ada.

“Tahapan perencanaan di tingkat Kabupaten dan Provinsi, sudah dilaksanakan dan masih menunggu Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas),” katanya.

Fahrudin menambahkan, strategi pelaksanaan gerakan literasi di Kabupaten Bima, mencakup peningkatan kemampuan literasi, numerasi dan inklusi yang merupakan prioritas pembangunan daerah di bidang pendidikan.

“Pada tataran regulasi, mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 35 tahun 2019 tentang gerakan literasi dan Peraturan Bupati Nomor 2 tahun 2020 tentang daftar kewenangan desa berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala desa mencakup Gerakan Literasi Sekolah (GLS), Gerakan Literasi Keluarga (GLK) dan Gerakan Literasi Masyarakat (GLM),” terangnya.

Kadisdikbudpora Kabupaten Bima, Zunaidin HI, mengatakan dalam membangun dunia pendidikan, harus dilaksanakan secara simultan dengan eksistensi literasi di tengah masyarakat.

“Dengan tumbuh kembangnya sejumlah lembaga pendidikan, baik tingkat dasar, menengah maupun perguruan tinggi, menunjukkan adanya budaya literasi yang telah berkembang,” jelasnya.

Topik yang dibahas pada workshop, kata Zunaidin, dalam hal distribusi pegawai khususnya tenaga pendidik, ada beberapa aspek yang berpengaruh. Misalnya, biaya yang rendah menyebabkan rendahnya motivasi tenaga pendidik untuk mengabdi di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (Daerah 3T) di Kabupaten Bima.

“Untuk mempengaruhi distribusi tenaga pendidik, mohon diperhatikan tenaga guru di daerah yang termasuk kategori 3T tersebut,” urainya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr Ibnu Khaldun, menekankan pentingnya gerak bersama dalam gerakan literasi, yaitu bicara tentang literasi, tidak bisa bekerja secara sektoral, tetapi harus komunal dan bersama-sama dalam membangun paradigma (kita bisa). “Kata kuncinya adalah kolaborasi dan percepatan,” ungkapnya.

Tentang keberadaan instansi yang dipimpinnya dalam program inovasi, Ibnu menjelaskan pada fase I, program inovasi bekerjasama dengan Universitas Mataram. Pada fase II ini, STKIP Taman Siswa diberikan peran lebih luas oleh pemerintah dalam bentuk kemitraan.

“Tahun 2021, STKIP Taman Siswa bekerja di tiga Kecamatan pada 21 Sekolah Dasar (SD) dan 4 Madrasah Ibtidaiyah serta nanti, ada usulan sekolah-sekolah mana yang bisa difasilitasi oleh kegiatan Gemar literasi ini,” pungkasnya.

Koordinator tim workshop Gemar literasi STKIP Taman Siswa adalah Dr Syarifudin. Peserta workshop merupakan pejabat terkait di lingkup Bappeda, Dinas Dikbudpora, Dinas Perpustakaan dan Arsip, Kementerian Agama, Dinas Kominfo dan Statistik, jajaran STKIP Taman Siswa dan fasilitator inovasi tersebut. ILY

Share
  • 2
    Shares
Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

Dompu, Bimakini. – Seorang suami asal Dusun Sorilandi, Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa, membacok istrinya yang sedang berbaring. Kasus tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga...

Peristiwa

Kota Bima, Bimakini.-Personel Polres Bima Kota yang bertugas pada sejumlah Pos Pengamanan (PAM) dan Pos Pelayanan (YAN) di wilayah hukum Polres Bima Kota, membagikan...

Hukum & Kriminal

Dompu, Bimakini. – Diduga melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Apriansyah (16) asal dusun Pelita, Desa Mbawi, Kecamatan Dompu hingga kritis. Empat terduga pelaku yang...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Polsek Langgudu membubarkan aksi Pungutan Liar (Pungli) oleh sekumpulan anak muda di Jalan Lintas Tente Karumbu, tepatnya di tempat wisata Sori Na’e...