Connect with us

Ketik yang Anda cari

Ekonomi

Harga Jagung Merangkak Naik

Bima, Bimakini.– Harga jagung merangkak naik per-hari ini, Senin (12/4/2021), di Kabupaten Bima. Harga jagung kering dari semula Rp. 4.000/Kg dan jagung basah Rp. 2.900/Kg, naik menjadi Rp. 4.350 dan Rp. 3.025.

“Harga jagung kering dengan kadar air 17 persen Rp. 4.350, sedangkan harga jagung basah dengan kadar air 28 persen sebesar Rp. 3.025,” ujar Humas PT. Santosa Utama Lestari, Moch Isnaini.

Isnaini menjelaskan, harga jagung kapan saja dapat berubah, tergantung standar harga nasional. Kondisi saat ini, penerimaan didominasi jagung basah mengingat kemampuan mesin hanya 30 ton per hari.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Hingga saat ini diperkirakan 1000 ton jagung yang masuk. Yakni, campuran jagung basah dan kering,” tuturnya.

Dijelaskannya, untuk hari ini penerimaan jagung dibatasi 80 mobil. Hal itu karena besok masuk hari libur.

“Karena masuk bulan puasa, hari ini penerimaan jagung ditutup pukul 16.00 Wita. Biasanya dibuka hingga pukul 20.00 Wita,” katanya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Dia berharap, harga jagung tetap stabil, sehingga para petani dapat mencicipi harga yang memadai.

“Alhamdulillah, harga jagung tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dulu harga jagung kering hanya Rp 2.900 hingga Rp. 3.000. Sekarang harga jagung sangat tinggi,” tutupnya. KAR

Iklan. Geser untuk terus membaca.
Share
  • 838
    Shares
Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

  Jakarta, Bimakini.- PTUN Serang Mewajibkan Rektor UIN Jakarta Prof. Amany Lubis untuk Mencabut SK Pemberhentian dan Mewajibkan Untuk Merehabilitasi Nama Baik dan Memulihkan...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- BPBD Kabupaten  Bima siap menyalurkan air besih bagi warga yang membutuhkannya. Apalagi saat ini masuk musim kemarau dan mulai ada permintaan air...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Sembuh dari penyakit adalah impian semua orang. Namun kalimat itu ibarat mimpi karena keterbatasan biaya menjadi kendala. Halnya dialami Dediansyah (34) warga...