Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pemerintahan

Lagi, Bupati Bima Didesak untuk Segera Copot Direktur PD Wawo

Rafidin, SSos

Bima, Bimakini.- Anggota DPRD Kabupaten Bima,  Rafidin, SSos meminta agar Bupati Bima memecat Direktur PD Wawo. Juga meminta agar dilakukan perekrutan ulang direktur baru yang lebih berpengalaman.

Pemecatan itu perlu dilakukan, karena telah banyak melakukan tindakan yang merusak citra dan nama baik Pemerintah Daerah Kabupaten Bima.

Parahnya, kata dia, baru ini dihebohkan dengan dugaan penipuan atas pengadaan Sembako dengan PT Green Pangan Sejahtera senilai Rp 26 miliar.

Selain itu, menghilangkan dan menggadaikan aset berupa kendaraan roda empat, serta sejumlah aset penting lainnya milik PD Wawo selama yang bersangkutan jadi Direktur BUMD milik Pemda Kabupaten Bima tersebut.

Kata Rafidin, dari aktivitas Direktur PD Wawo, dinilai bahwa Bupati Bima tidak ada keberanian untuk berhentikan Sudirman dari jabatannya.

“Saya menilai, banyak pertimbangan yang membuat Bupati Bima tidak berani sikapi atas ulah Direktur PD Wawo yang semakin banyak timbulkan masalah tersebut. Bahkan, saya menduga Bupati Bima sengaja pelihara Direktur yang sangat tidak layak untuk memimpin sebuah BUMD itu,” katanya.

Lanjut Rafidin, bila Bupati Bima tidak pecat Direktur PD Wawo dengan banyaknya masalah yang rugikan Kabupaten Bima akibat ulahnya, patut dicurigai hubungan dan keterlibatan masing-masing dalam melakukan pelanggaran.

“Saya ingin lihat sejauh mana Bupati Bima konsisten dengan pengakuannya, bahwa Pemda Kabupaten Bima tidak ada kaitannya dengan Sembako dari PT Green Pangan Sejahtera tersebut. Bila Direktur PD Wawo tidak dipecat, kuat dugaannya Pemkab Bima terlibat,” ujarnya.

Rafidin juga minta, Bupati Bima tidak munculkan kebijakan yang sifatnya balas jasa terhadap kelompok politik sebagai tim pemenangnya untuk kelola daerah ini. Karena bila itu terjadi, akan berdampak buruk bagi Daerah dan rakyat Kabupaten Bima.

“Banyak Kepala Daerah yang tersangkut kasus hukum terkait pengelolaan BUMD. Sebab, penempatan oknum Direktur BUMD diambil dari kelompok politik kekuasaan sendiri. Sehingga, yang terjadi dalam tata kelola BUMD tersebut, bukannya membangun melainkan menitipkan kebijakan politik kelompok yang merusak tatanan pemerintah yang baik dan benar. Bahkan, akan terjadi penyalahgunaan Keuangan Daerah,” terangnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Berangkat dari kekhawatiran itu, Rafidin ingatkan Bupati Bima, agar rekrut Direktur BUMD yang miliki kemampuan memimpin sebuah perusahaan yang semi swasta tersebut dengan baik.

“Saya hanya kasihan sama Bupati Bima, karena diobok-obok oleh kelompok politiknya sendiri. Sehingga, rusaknya citra dan nama baik kelompok politiknya, nama Bupati tetap terseret. Walaupun, mungkin tidak terlibat dalam kebijakan pengelolaan BUMD tersebut,” pungkasnya. (ILY)

Share
  • 141
    Shares
Komentar

Berita Terkait

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Anggota DPRD Kabupaten Bima, R dan E diadukan  ke Badan Kehormatan oleh  Aliansi Pemuda Peduli Parlemen (AP3), Senin (22/3). AP3 juga menggelar...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Mantan pegawai Perusahaan Daerah (PD) Wawo dilaporkan ke polisi, karena diduga memalsukan tanda tangan dan dokumen. Pelaksana Tugas Sementara (PTS) Direktur Perusahaan...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Sejumlah massa yang tergabung dalam Front Rakyak Merdeka (FRM) aksi d idepan Kantor Bupati Bima, Senin (27/7).  Mereka  menyampaikan sejumlah tuntutan. Seperti,...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- DPRD Kabupaten Bima mencoret jatah alokasi anggaran Perusahaan Daerah (PD) dalam RAPBD Kabupaten Bima tahun 2018. Hal itu menyusul tidak ada Pendapatan...