Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

Pesta Narkoba di Bulan Puasa, AP dan FA Digulung Polisi

Bima, Bimakini.- Dua warga Desa Tawali, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, AP (22) dan FA (19), digulung anggota Polsek Wera, Kamis (15/4/2021), karena melakukan pesta Narkoba di tengah Umat Muslim menjalankan ibadah puasa.

Kapolsek Wera, IPTU Husnain, mengatakan di tangan mereka, polisi berhasil mengamankan 1 poket narkotika jenis sabu, 1 lembar plastik klip,1 alat pengisap, kaca, pipet dan jarum.

“Selain itu ada tiga korek gas, uang sebesar Rp 150.000, dua HP merk Oppo,” ujarnya.

Dikatakan Kapolsek, sekitar pukul 14.00 Wita, anggota mendapat informasi dari masyarakat bahwa di rumah AP diduga sedang terjadi pesta narkoba. Di tempat tersebut infonya sering digunakan untuk transaksi barang haram seperti sabu dan lainnya.

“Laporan tersebut ditindaklanjuti, alhasil kedua terduga pelaku dapat diamankan tanpa perlawanan,” terangnya.

Saat diintrogasi, AP mengaku bahwa benar sedang memakai sabu bersama rekannya. Namun melihat anggota Polsek Wera datang di TKP, mereka langsung melarikan diri.

“Kedua pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Polsek Wera dan selanjutnya diserahkan ke Sat Narkoba Polres Bima Kota untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ungkap Husnain. KAR

Share
Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

Dompu, Bimakini. – Guna memastikan pengunjung objek wisata di wilayah Kecamatan Pajo, taat menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dan aman. Kapolsek Pajo, IPTU Abdul...

Peristiwa

Mataram, Bimakini. – Budaya Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat, sangat beragam. Mulai dari seni tari, pewayangan, alat musik tradisional hingga sistem penanggalan atau...

Hukum & Kriminal

Dompu, Bimakini. – Diduga mencuri emas saat korban berangkat shalat Idul Fitri 1442 H, seorang pemuda (21) asal Dusun Ketontembi, Desa Karamabura, Kecamatan Dompu...

Ekonomi

Dompu, Bimakini.-  Karena masih dianggap baru dan belum beredar luas di tengah-tengah masyarakat, sejumlah pedagang menolak uang kertas Rp75 ribu dari konsumen. Kenyataan itu...