Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pemerintahan

Terkait Proyek Relokasi di Tambe, Pemilik Lahan dan Pemerintah Sepakati Tukar Guling

Pertemuan pembahasan tukar guling lahan.

Bima, Bimakini.- Terkait proyek relokasi rumah dampak banjir di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Bima. Pemilik lahan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima sepakat tukar guling. Hal itu sudah dibuatkan berita acara kesepakatan dengan Nomor: 592.5/703.1/2021 yang ikut dibubuhi tanda tangan oleh pemilik lahan dan perwakilan Pemkab Bima di aula Kantor Kecamatan Bolo, Kamis (17/6/2021), sekitar pukul 11.30 Wita.

Mewakili Pemkab Bima, Kepala Dinas Perkim, M Taufik mengatakan, pemilik lahan dan pemerintah sepakat tukar guling. Sehingga dilakukan musyawarah penentuan
lokasi tanah pengganti dalam rangka pengadaan tanah untuk pembangunan hunian tetap pasca bencana banjir beberapa waktu lalu.

“Tadi kita musyawarah bersama pemilik lahan, yakni berkaitan dengan penentuan lokasi tanah pengganti,” ujarnya.

Sambung M Taufik, hasil musyawarah para pemilik tanah (pihak yang berhak) setuju atas lokasi rencana pembangunan hunian
tetap pasca bencana bersedia melepaskan atau menyerahkan hak atas tanah kepada pemerintah daerah dengan nilai ganti rugi yang wajar berdasarkan hasil penilaian Kantor Jasa Penilai
Publik. Selain itu menyatakan setuju atas luas dan batas bidang tanah obyek pengadaan tanah berdasarkan hasil pengukuran dan pemetaan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Bima sesuai dengan surat pernyataan masing – masing pemilik tanah.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Mereka setuju menyerahkan hak atas tanah dengan nilai ganti rugi yang wajar berdasarkan hasil penilaian Kantor Jasa Penilai
Publik,” terangnya.

Lanjutnya, para pemilik tanah (pihak yang berhak) mengajukan permohonan ganti kerugian dalam bentuk
tanah pengganti atau tukar guling tanah dengan tanah milik Pemerintah Kabupaten Bima yang berlokasi di So Lapi Supa, So La Reo dan So Tolo Bedi.

“Secepatnya proses tukar guling akan dilaksanakan, tentu dalam hal ini pemerintah akan bersika bijak yakni tidak merugikan pemilik lahan,” tandasnya. KAR

Iklan. Geser untuk terus membaca.
Share
Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Pemilik lahan asal RT 17 Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Bima, Kalsom menuding BPN Bima sepihak terbitkan sertifikat program Land Consoludation (LC) Tahun...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.-  Pembangunan hunian untuk korban banjir dimulai. Peletakan batu pertama (ground breaking) dilakukan oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE bersama Wakil...

Pemerintahan

Kota Bima, Bimakini.-  Dalam rangka Peringatan Hari HAM Sedunia Ke-72 Tahun 2020. Kementerian Hukum dan HAM RI menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Kabupaten/Kota yang menerima...