Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Empat RKB dan Kantor Kepala SDN Inpres Leu Rusak Parah

Kondisi sekolah yang rusak parah.

Bima, Bimakini.- Tersedianya tenaga pendidik yang berkompoten serta profesional bukan tolak ukur majunya sebuah sekolah. Tetapi kemajuan sebuah sekolah harus ditunjang dengan ketersediaan sarana dan prasarana sehingga proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) nyaman. Seperti halnya SDN Inpres Leu yang berlokasi di jantung Kecamatan Bolo, sarana dan prasarana masih jauh dari harapan bersama. Pasalnya, empat Ruang Kegiatan Belajar (RKB) dan kantor Kepala Sekolah (Kepsek) rusak parah.

Kepala SDN Inpres Leu, Mansyur SPd  membenarkan kondisi empat RKB dan kantor Kepsek rusak parah. Kondisi tersebut sudah lama terjadi, sehingga proses pembelajaran tidak nyaman. “Apalagi di musim hujan, proses KBM sangat tidak nyaman. Karena takut RKB ambruk,” ujarnya, Selasa (27/7/2021).

Kata Mansyur, bagian bumbungan RKB kayunya lapuk, atap bocor, plafon yang sudah jatuh dan bagian konsen yang lapuk dimakan usia. “Empat RKB dan ruangan Kepsek masih gunakan atap genteng, ketika hujan bocor. Selain itu, kayu – kayu sudah lapuk serta tembok sudah banyak yang rusak,” terangnya.

Lanjutnya, kondisi bangunan sebenarnya sudah tidak pantas digunakan, tapi apa daya tidak ada ruang belajar untuk kelas 1, 2, 3 dan 6. Maka kami tetap gunakan bangunan walau pun beresiko. “Kita terpaksa gunakan empat RKB tersebut, walau pun ada resikonya. Untuk RKB kelas 4 dan 5 sudah direhab beberapa tahun lalu dan menggunakan Multiroof,” ungkapnya.

Dia berharap, kiranya ada perhatian khusus dari Dinas Dikbudpora serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima. “Semoga Pemkab Bima dan Dinas Dikbudpora peduli dengan kondisi sekolah kami, sehingga dapat membantu alokasikan anggaran rehab,” pintanya. KAR

Share
  • 38
    Shares
Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN Inpres Leu diindikasi tidak sesuai Petunjuk Teknis (Juknis). Penilaian itu disampaikan oleh salah seorang...