Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Sempat Ditolak Warga, Pompa Hidram di Rora Langsung Ditinjau Pangdam

Kunjungan Pangdam IX/Udayana Mayjen Maruli Simanjuntak, di Rora.

Bima, Bimakini.-Program Pompa Hidram  yang digagas TNI pada daerah yang kesulitan air bersih serta tadah hujan, terus menuai sukses. Di Desa Rora, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, NTB yang sebelumnya sempat mendapat penolakan warga lantaran dinilai tidak masuk akal serta tidak mungkin mengingat banyak program gagal.

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana Mayjen Maruli Simanjuntak, dengan didampingi sejumlah rombongannya, Selasa (14/09) akhirnya turun meninjau langsung sekaligus bertemu dengan warga sekitar, yang awalnya menolak keras rencana non program Kodam IX/Udayana tersebut.

“Bagaimana, siapa yang dulunya menolak rencana ini? Hasilnya gimana? Intinya jangan sampai ribut karena masalah air ini. Pasti ada solusi terbaik,” ujar pria humble dengan senyum khasnya dihadapan warga Desa Wora, Selasa sore.

Upaya ini disebutkan pria yang mengawali karir meliternya pada Pendidikan Akademi Militer Tahun 1992 tersebut, untuk membuktikan negara selalu hadir untuk rakyatnya. Terlebih di tengah Pandemi Covid-19 yang kian mengglobal hingga kini.

“Saya belum berani menjamin berapa hektare yang akan diairi nantinya kedepan. Semoga bisa teratasi masalah kekeringan yang ada di Bima dan Dompu. Khususnya pada pertanian,” tegas pria yang kerap melemparkan guyonan ini.

Awalnya diulas Maruli, pemasangan pompa hidram ini dilaksanakan di Nusa Tenggara Timur (NTT), kemudian bergeser ke Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Bali. Yang juga ternyata mengalami masalah air dan kekeringan yang pernah ada jalan keluarnya.

Sampai saat ini lanjutnya, sudah banyak yang terpasang pada tiga provinsi ini serta nyaris semuanya berhasil dan menjawab masalah ketersediaan air. Utamanya pada NTT serta di Bima NTB.

Dalam kesempatan itu, pria kelahiran Bandung 27 Februari 1970 tersebut, berbicara banyak dengan warga serta para Forkopimda di dua daerah yakni Kota dan Kabupaten Bima ini.

Sejumlah warga yang hadir mulai dari petani yang selama ini mengaku kesulitan air, perwakilan pemuda hingga Kepala Desa setempat mengaku cukup terbantu dengan adanya pompa Hidram ini. Terlebih katanya, mampu menjawab semua kasus kegagalan proyek air bersih yang selama ini selalu gagal.

“Sangat berterima kasih sekali dengan adanya pompa Hidram ini. Semoga bisa ditambah dan mampu mengairi desa-desa kami yang selama ini mengalami kesulitan air bersih. Kita ini susah sekali mendapatkan air,” ujar Kepala Desa Rora, Iskandar dihadapan hadirin Selasa siang.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, Bupati dan Wakil Bupati Bima, Indah Dhamayanti dan Dahlan HM Nur, Wali Kota Bima, HM Lutfi berikut juga dua Kapolres yakni Kota dan Kabupaten Bima. IKR

Share
Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

Dompu, Bimakini.- Pangdam lX Udayana Mayjen (Inf ) Benny Susianto, SIp meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu dan masyarakatnya untuk menjaga keseimbangan alam. Hal itu...