Connect with us

Ketik yang Anda cari

Berita

Pihak Pelaksana tidak Tepati Janji, Warga Rasabou Kembali Hadang Jalan

 

Bima, Bimakini.- Pihak pelaksana proyek relokasi rumah di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Bima tidak tepati janji siram jalan di Desa Rasabou. Seperti dilansir sebelumnya, bahwa jalan setempat akam disiram 3 kali sehari. Namun hal itu hanya buaian semata, karena penyiraman dilakukan hanya sekali.

“Saat hadang jalan tadi pagi mereka berjanji siram jalan 3 kali. Tapi kenyataan hanya sekali,” ucap warga setempat, Yuda, Senin (11/10), sekitar pukul 17.25 Wita.

Kata Yuda, sebenarnya masyarakat sudah senang dengan pernyataan pihak pelaksana proyek relokasi rumah dampak banjir. Namun karena tidak ada realisasi terpaksa warga hadang kembali akses menuju relokasi itu.

“Pihak pelaksana mestinya konsisten dengan janji, jangan biarkan kondisi terus seperti ini,” tegasnya.

Kami kecewa atas ketidakpastian atas komitmen tadi pagi, kenapa tidak ditepati padahal kita sudah percaya dan meyakininya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Warga sudah kecewa, pokoknya jalan harus disiram 3 kali, itu saja harapan warga,” sebutnya.

Ditegaskannya, apabila tuntutan kami tak diindahkan blokade jalan tetap kami lakukan. Mengingat kesehatan warga juga harus diperhatikan atas proses pekerjaan relokasi perumahan ini.

“Kasihan warga, kesehatannya harus dijaga,” pintanya.

Ditempat yang sama, Syarifudin Ketua BPD Rasabou menyampaikan aksi blokade yang kedua ini akibat aktivitas mobil dump trcuk di area desa setempat.

“Awalnya sudah ACC soal komitmen itu, tapi tidak direalisasikan. Sehingga memicu terjadinya blokade jalan,” terangnya.

Ia menjelaskan kepada warga, kami telah melakukan komunikasi kepada pihak Muspika dan pelaksana, hanya saja belum terakomodir keinginan warga.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Kita harap pemerintah sikapi masalah ini, jangan biarkan berlarut,” harapnya.

Disisi lain, tarik ulur dinas Perkim dan Muspika atas kendaraan untuk penyiraman belum pasti. Sementara pihak HK menyanggupi biaya operasionalnya.

“Pihak HK kan sudah sanggupi semua biaya operasionalnya, sekarang menunggu sikap pemerintah saja,” tutupnya. KAR

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Sekelompok warga atau pendukung Ardiansyah, ST Calon Kades Nomor Urut 5 Desa Sondosia, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima NTB memblokade jalan lintas Bima...

Hukum & Kriminal

Dompu, Bimakini. – Kapolres Dompu mengaku akan menindak tegas para demonstran, pelaku dan provokator yang kerap melakukan aksi blokade jalan negara saat menyampaikan pendapat...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.-Kepolisian Resor Bima, kini memindahkan sebanyak 10 orang anggota massa aksi dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Monta Selatan Menggugat atau AMANAT, ke Mapolda...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Setiap orang boleh menyampaikan aspirasi. Namun, jangan sampai merugikan kepentingan umum, seperti halnya melakukan blokade jalan. Kabag Ops Polres Bima, Kompol Herman,...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Aparat Polres Bima dan Kodim 1608 Bima membubarkan aksi blokade jalan di Desa Waro, Kecamatan Monta,  Kabupaten Bima, Kamis (12/5/2022) siang. Aksi...