Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Wali Murid Kritik Proses Mutasi Guru di Desa Tonda

Subhan, SPdI

Bima, Bimakini.- Sejumlah wali murid tingkat Sekolah Dasar (SD) di Desa Tonda, Kecamatan Madapangga, Bima mengkritik kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima soal mutasi guru status Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pada mutasi beberapa waktu lalu, seorang guru SDN Tonda, Zunaidin SPd dimutasi ke SD di Desa Punti Kecamatan Soromandi. Begitu pun dialami guru SDN Inpres Tonda, Anwar SPd, SD dipindah tugaskan di sebuah SD yang ada di Desa Simpasai kecamatan Monta.

Proses mutasi dua guru status ASN tersebut menuai kritik dan dikecam akibat dendam politik, karena tidak mendukung Bupati IDP pada momentum Pilkada beberapa waktu lalu.

“Kebijakan memutasi dua guru tersebut ke desa lain melabrak aturan. Karena dunia pendidikan di Desa Tonda minim guru status ASN dan dua guru tersebut dicintai oleh semua siswa serta wali murid,” ujar Subhan SPdI selaku wali murid, Senin (25/10).

Kata Subhan, mestinya pemerintah mengesampingkan urusan politik terkait rotasi dan mutasi. Hal itu perlu dilakukan supaya tidak berimbas pada proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

“Khusus dunia pendidikan tidak boleh pemangku kebijakan asal pindahkan guru. Karena maju mundurnya sebuah sekolah tergantung tenaga pengajar, apalagi dikaitkan dengan urusan politik,” terangnya.

Dirinya mengaku kecewa dengan dipindahkannya dua guru tersebut. Padahal mereka sudah berbuat yang terbaik untuk memajukan sekolah setempat.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Kita harap Bupati Bima menganulir SK mutasi dua guru tersebut. Karena pertimbangannya dincintai siswa, wali murid dan sudah banyak berbuat untuk sekolah setempat,” pintanya.

Warga Desa Tonda lainnya, Irfan mengaku prihatin dengan mutasi dua guru tersebut. Pasalnya, informasi yang didapat keduanya adalah korban politik.

“Mutasi dua guru tersebut tidak dibenarkan, kenapa harus ada korban politik. Apa guru boleh terlibat politik, itu harus menjadi pertimbangan bersama supaya tidak berpolemik,” harapnya.

Pihak BKD Kabupaten Bima masih dikonfirmasi soal mutasi dua guru tersebut. KAR

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Sebelumnya guru SDN Tonda, Zunaidin SPd dimutasi ke SD di Desa Punti Kecamatan Soromandi. Dan seorang guru SDN Inpres Tonda, Anwar SPd,...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Ini pernyataan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bima, Drs Abdul Wahab terkait Surat Keputusan (SK) Mutasi terhadap Siti Hartati. Bahwa ada...

Pendidikan

Bima, Bimakini.- Kepala UPTD Dikbudpora Madapangga, Syaifuddin, SPd, mengatakan Sri Hartati bukan guru tenaga honorer di SDN 1 Dena. Selain itu, dia memertanyakan terbitnya...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Hawa “panas” mutasi yang dihembuskan oleh Wakil Bupati Bima, Drs. H Dahlan M Nor, M.Pd mendapat dukungan dari anggota Komisi I DPRD...

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.- Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bima, Drs H Sudirman Ismail, MSi, menyorot mutasi dan pemindahan guru/Kepala Sekolah (Kasek) tingkat...