Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Sosialiasi Penerimaan Calon Anggota Polri, Sisir Sekolah 

Sosialisasi penerimaan anggota Polri.

Bima, Bimakini.-Polres Bima melalui bagian Sumber Daya Manusia (SDM), sejak Rabu (20/01) hingga kini terus menggelar kegiatan sosialisasi penerimaan terpadu calon anggota Polri Tahun 2022. Sasaran utamanya pada SMA/MA/SMK sederajat.

Sosialisasi di mulai di SMAN 1 Donggo dan SMAN 1 Soromandi, dimulai Pukul 10.15 hingga pukul 13.00 Wita, dan dihadiri para siswa dan siswi hingga para guru setempat.

Tujuan sosialisasi ini kata Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K., melalui Humas, Iptu Adib Widayaka, agar siswa-siswi SMA/MA/SMK sederajat di Kabupaten Bima dapat mengetahui info penerimaan Bintara Polri tahun 2022.

“Dan untuk meningkatkan animo masyarakat terhadap penerimaan Bintara Polri tahun 2022,” papar Adib kepada wartawan.

Kegiatan sosialisasi lanjut Adib, diawali di SMAN 1 Donggo dan disambut langsung oleh Kepala Sekolah setempat Makarau, M.Si., kemudian dilanjutkan di SMAN 1 Soromandi yang disambut langsung kepalanya, M. Rifial Akbar, S.E, yang dimulai Pukul 12.00 sampai 13.00 Wita

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan oleh Ps. Paursubbagwatpers Bag SDM, Aiptu Syahbudin, Ps. Paursubbagbinkar Bag SDM, Aipda Wahyu Agung Kurniawan, S.H, Banum Bag SDM, Briptu Lalu Muhamad Iqbal Abdul Aziz, Bamin Subbagwatpers Bag SDM, Bripda Muhammad Hanif Sahrie, dan Bintara Remaja Polri lulusan Tahun 2021, Bripda M. Imam Rafly.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan, bahwa seluruh siswa-siswi tersebut dapat berpeluang untuk dapat menjadi anggota Polri dengan menyiapkan segala persiapan untuk proses seleksi menjadi anggota Polri.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Disampaikan juga bahwa para siswa-siswi yang berminat untuk ikut seleksi agar selalu menjaga diri, kesehatan, mental serta fisiknya untuk dipersiapkan mengikuti seleksi penerimaan Polri T.A. 2022 yang akan segera diselenggarakan. IKR

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait