Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Vaksinasi Merdeka Anak Dicanangkan di SDN 05 Kota Bima

Pencanangan vaksinasi anak di Kota Bima.

Kota Bima, Bimakini.- Vaksinasi Merdeka Anak di Kota Bima mulai dicanangkan dan dimulai di SDN 05, Rabu (12/11/2022). Pencanangan dihadiri Sekretaris Daerah  Kota Bima, Kapolres Bima Kota, Kasdim 1608, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Dinas Pendidikan.

Vaksinasi ini sasarannya anak usia 6 – 12 tahun. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Kepala Sekolah se Kota Bima dengan membawa masing-masing siswa sebagai duta vaksinasi. Dengan hadirnya duta vaksinasi tersebut akan mendorong dan memotivasi pelajar yang ada di Kota Bima khususnya pelajar Sekolah Dasar (SD) untuk tidak takut  divaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Drs H Azhari mengatakan, vaksinasi merdeka sudah berjalan dengan sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan persentase jumlah masyarakat yang telah divaksinasi per tahun 2022 pada dosis pertama sebesar 88.264 masyarakat atau 78,28 persen, dosis kedua 54.853 masyarakat atau 48  persen, dan dosis ketiga sebesar 748 atau 66,41  persen.

Dikatakannya, sosialisasi Vaksinasi Merdeka yang berlangsung di SDN 05 Kota Bima ini dihadiri oleh 69 sekolah diseluruh kota Bima yang dimana masing-masing sekolah membawa dua muridnya sebagai perwakilan sekaligus duta Vaksinasi Anak.

“Sasaran vaksinqsi ini adalah anak usia 6 hingga 11 tahun. Dan permohonan kami semoga dapat diperkenankan untuk masuk ke lingkup pondok pesantren dan madrasah agar lebih maksimal dalam sosialisasi dan pelaksanaannya,”  ujarnya.

Azhari menjabarkan beberapa titik lokasi vaksinasi yang telah disetujui oleh pemerintah dan dinas kesehatan Kota Bima agar memudahkan masyarakat dalam meraih vaksin covid-19. Diantaranya di 7 Puskesmas, Rumah Sakit Kota Bima, Klinik TNI dan Polri, serta di sekolah-sekolah. Dengan aksi nyata tersebut, diharapkan pula peran serta guru dan orangtua dalam menjaga dan mengedukasi sang anak akan pentingnya mematuhi protokol dan melakukan vaksinasi.

“Peran dan proteksi orang tua harus ditampilkan dan berperan secara maksimal agar anak terhindar dari bahaya covid-19,” ujarnya.

Sekretaris Daerah  Kota Bima, Drs H Muhtar Landa, MH menungkapkan rasa bangganya kepada setiap pihak yang turut berperan dalam menyukseskan vaksinasi tersebut, khususnya TNI – Polri. Dua institusi ini menghadirkan banyak gebrakan dan aksi nyata dalam memotivasi masyarakat dan menjadi role model bagi masyarakat.

Namun, dibalik kebanggan tersebut terbersit pula beberapa kendala yang hadapi yakni masih kurangnya jumlah vaksinasi pada tenaga pengajar atau guru di Kota Bima. Dengan tegas Sekretaris Daerah meminta kepada para guru se-Kota Bima untuk tidak takut melakukan vaksinasi dan menjadi contoh bagi murid-muridnya.

“Salah satu kendalanya adalah masih ada guru yang belum di vaksinasi. Jika masih belum ada yg divaksin maka hak-haknya akan dipotong. Saya berharap apabila masih ada guru-guru yang belum di vaksin, maka segera di himbau dan di tegaskan. Jangan anak-anak saja yang divaksin,” tegasnya.

Lanjutnya, peran orang tua dalam membentuk anak dan melindungi anak merupakan peran yang sangat penting. Dengan dimulai dari menjadi contoh yang berani untuk divaksinasi, akan memotivasi anak untuk tidak takut pula terhadap vaksinasi covid-19. Untuk meraih kebebasan bernafas tanpa masker tentunya harus ditempuh dengan usaha yang keras dan disiplin yang tegas agar masyarakat dapat kembali berjibaku dalam lingkungan kemasyarakatan yang sehat jauh dari virus yang mengancam.

“Untuk menghindari anak kita terkena covid, dimulai dari diri kita sebagai orang tua. Mari membawa secara suka rela anak-anak kita untuk segera di vaksin, dan juga bapak ibu guru melakukan vaksinasi serupa. Sehingga kita dapat menjalankan proses belajar dengan lancar,”  harapnya.

Di penghujung acara, vaksinasi dilakukan dengan menghadirkan duta vaksinasi anak yang diwakili oleh Muhammad Akhtar Chandra Laghawa murid Sekolah Dasar Negeri 05 Kota Bima yang juga merupakan anak dari Kapolres Bima Kota. Sesaat setelah divaksin, Akhtar mengaku jika melakukan vaksinasi adalah sebuah keharusan demi menjaga kesehatan diri dan terhindar dari covid-19.

“Ngga sakit kok, lebih baik divaksin kan daripada kena covid-19,” terang Akhtar dengan senyuman keberanian menghiasi wajahnya.

Kapolres Bima Kota, AKBP Henry Novika Chandra, SIK, MH mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi bagi yang belum. Atau baru dosis pertama untuk lanjut ke dosis dua. Demikian juga vaksinasi anak-anak yang sudah mulai dilakukan di Kota Bima. (BE04)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Camat Bolo, Dra. Hj. Arabiah mengimbau orang tua murid agar tidak percaya berita hoaks tentang vaksinasi. Hal itu perlu disampaikan mengingat banyaknya...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Pencanangan  Vaksinasi COVID -19 bagi Anak Usia 6 sampai dengan 11  Tahun yang dirangkaikan dengan Vaksinasi Covid-19 Ke-3 (booster) bagi warga lanjut...

Peristiwa

Bima, Bimakini.-Sedikitnya 18 anak di Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, berhasil divaksin dalam Program Vaksinasi Merdeka Anak yang berlangsung di SDN Inpres Sakuru, Kecamatan Monta,...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Lukman (33) warga asal Lombok Timur, diduga meninggal usai menjalani vaksinasi di depan Mapolsek Langgudu, Selasa (28/12/2021). Sebelumnya vaksinasi hampir merenggut nyawa...