Connect with us

Ketik yang Anda cari

Ekonomi

Pansus I DPRD NTB Nilai Kabupaten Bima Lebih Serius Kelola Garam

Kunjungan Kerja Pansus I DPRD Provinsi NTB di Bima membahas soal garam.

Bima, Bimakini.- Kunjungan Kerja Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menjaring aspirasi  Kelompok Petani Garam bagi penyusunan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi NTB, Kamis (3/2/2022). Kunjungan kerja tersebut  diterima Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri, SE.

Pansus juga berdialog dengan 20 kelompok petani garam dari beberapa sentra garam di Kabupaten Bima. Kunker dipimpin Abdul Rauf ST, MM/Partai Demokrat beserta Sirajudin SH (Komisi I/PPP) dan Abdul Talib (Komisi I/Gerindra) yang berasal dari DAPIL Kabupaten Bima, Kota Bima dan Dompu.

Ketua Pansus I DPRD NTB Abdul Rauf ST, MM  memaparkan Tim yang dipimpinnya menitik beratkan pada pengelolaan garam. Diharapkan pertemuan dengan kelompok petani garam bisa mendapatkan masukan dan informasi yang tengah dihadapi para petani. Masukan ini penting sebagai acuan pembahasan rancangan Perda tentang perlindungan petani garam karena ini merupakan problem yang terjadi di Kabupaten  Bima.

Dalam hal penyusunan Perda  lanjut Politisi Partai Demokrat ini, Tim sudah melakukan kunjungan ke Kabupaten  Lombok Barat dan Lombok Timur. Hasil kunjungan tersebut akan dibahas dengan para petani terkait teknologi  dan inovasi tata kelola garam yang diterapkan.

Pansus juga melihat Kabupaten Bima lebih serius  melakukan pengelolaan garam. 85 persen garam ada di Bima dan serius soal penganggaran. Disamping itu  kehadiran Pansus I  juga untuk mendalami masalah yang akan diformulasikan dalam regulasi dari hulu sampai hilir, termasuk didalamnya tata niaga garam yang saat ini sesuai hasil pemetaan kebutuhan mencapai 50 ton per hari. Hal ini yang bisa dibahas  dan mendapatkan masukan  dari para petani garam dan para pemangku kepentingan agar melahirkan Perda yang sesuai kebutuhan masyarakat Bima.

Tatap muka kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi  antara Pansus I dengan para petani garam.

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, menyampaikan ucapan terima kasih atas  perhatian DPRD dan Perangkat Daerah terkait Pemerintah Provinsi NTB yang telah mengagendakan penyerapan aspirasi para petani garam di Bima.  Terkait peningkatan kualitas, distribusi garam dan akses pemasaran. “Kunjungan Pansus I hari ini untuk melihat secara langsung  kondisi ril di lapangan mengingat Kabupaten Bima merupakan produsen dan memiliki lahan garam terbesar. Dalam beberapa tahun terakhir, ada dukungan Program Garam Rakyat (PUGAR) pada beberapa sentra produksi garam  namun masih ada kendala antara lain belum semua petani menggunakan sistem geo isolator padahal upaya ini diharapkan bisa meningkatkan potensi garam dan menembus pasar,” ujarnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Kata dia, patut menghargai pola pengolahan garam secara tradisional yang masih diterapkan di beberapa kecamatan. Diharapkan ada kolaborasi dan sinergi untuk mencari jalan terbaik agar kualitas garam menjadi lebih baik dan pangsa pasar mengalami peningkatan.

“Karena itulah pada hari ini semua pemangku kepentingan dalam tata kelola garam rakyat seperti kelompok petani garam  mencari solusi secara bersama untuk hari ini dan esok sehingga permasalahan  yang  selama ini dihadapi seperti aspek kualitas dapat ditangani,” ujarnya.

Terkait dukungan pemerintah daerah, akses pemasaran akan  terus didorong dan saat ini PD Wawo sebagai badan usaha milik daerah yang menangani tata niaga garam sudah mendapatkan lisensi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan mulai memproduksi garam. “Masih dalam aspek pemasaran, kita sudah membuka kerjasama dengan tiga daerah yaitu Kota Bima, Dompu dan Sumbawa  dan akan diperluas lagi dengan pemerintah Lombok Barat terkait kebutuhan PDAM Lobar, mudah-mudahan upaya ini mendapat dukungan DPRD Provinsi untuk  membuka peluang kerjasama antar provinsi,” katanya. (BE04)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Politik

Bima, Bimakini.- Pergantian Mori Hanafi sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB dari fraksi partai Gerindra menimbulkan reaksi dari berbagai kalangan. Khususnya dari kalangan masyarakat...

Politik

Mataram, Bimakini.- Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra H. Bambang Kristiono, SE (HBK) angkat bicara terkait pergantian posisi Wakil Ketua DPRD Prov....

Ekonomi

Bima, Bimakini.- Puluhan petani garam yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Soro Menggugat, Selasa (25/05) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Unit...

NTB

Mataram, Bimakini.- Wacana DPRD NTB akan menggunakan interpelasi untuk menyoal Gubernur NTB, dinilai hanya sebatas quasi wacana retorika yang sulit terealisasi. Selain dasar alasannya,...

NTB

Mataram, Bimakini.- Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, menggelar silaturrahmi bersama para pimpinan dan anggota DPRD NTB, di pendopo Gubernur NTB, Senin (19/10/2020). Dalam silaturrahmi...