Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

Polisi Turunkan Paksa 21 Drone Ilegal di Hari Kedua Tes Pra Musim MotoGP

Polisi saat menurunkan paksa drone.

LombokTengah, Bimakini.- Hari kedua even Internasional tes pra musim MotoGP, Polisi berhasil menurunkan paksa sedikitnya 21 Drone illegal, di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit.

Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Imam Thobroni menegaskan, saat pelaksanaan Pra Musim MotoGP atau pada saat Race MotoGP Maret mendatang, Drone yang tanpa seizin penyelenggara tidak diperbolehkan terbang di kawasan Sirkuit Mandalika.

Bila masih membandel Drone tersebut ancamnya, pihaknya langsung men-Jammer atau diturunkan secara paksa. Hal ini ditegaskan Kombes Pol Imam saat memantau Team Drone Korps Brimob Polri BKO Polda NTB yang sedang standby di salah satu bukit yang ada disekitar Sirkuit Mandalika. Kegiatan itu memang sengaja di khususkan untuk mengintai Drone ilegal menggunakan perlengkapan Jammernya, Sabtu (12/2).

“Kita akan terus pantau Drone yang terbang di kawasan Sirkuit Mandalika untuk memberikan rasa aman bagi pembalap dan penyelenggara,” terangnya.

Secara hukum jelasnya, Drone yang terbang di area tertentu yang ada larangannya atau Wilayah Terlarang, Kawasan Terbatas, Kawasan Bandara Udara, tidak diperbolehkan, hal itu sesuai dengan UU No 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan, peraturan menteri perhubungan nomor 37 tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah (Pp) Nomor 4 Tahun 2018.

Untuk itu dia mengimbau warga untuk tidak menaikkan Drone saat tes pra-musim MotoGP Mandalika ini, disamping banyaknya alat yang dapat terganggu dengan Signal Drone tersebut, pelakunya dapat dikenakan sanksi 5 tahun penjara dan denda 5 milyar sesuai perundang-undangan yang berlaku.

“Saat ini kita masih berbaik hati dengan memberi teguran dan menjamper Drone yang terbang, namun jika terus membandel kita terpaksa melakukan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Dikatakan, hingga hari ke 2 tes pra musim MotoGP di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit, sudah 21 Drone yang dijammer, itu artinya warga masih belum sadar juga.

“Kami berharap setelah imbauan ini disampaikan, tidak ada Drone lagi yang terbang di kawasan Sirkuit,” jelasnya.

Untuk diketahui, untuk mengantisipasi hal tersebut, Polda NTB mendapat tambahan personel team Drone dari Korps Brimob Polri yang di BKO-kan ke Polda NTB khsus untuk menangani Drone di Kawasan Sirkuit Mandalika saat tes Pra Musim MotoGP ini.

Peralatan yang dimiliki dapat mendeteksi keberadaan Drone hingga 3 kilo meter, dengan sejumlah team yang sudah terlatih.

Peralatan Jammer itu ditempat disalah satu bukit yang ada di Seputaran Sirkuit Mandalika.

Selain itu, sejumlah anggota juga ditempatkan di setiap bukit yang ada di dekat Sirkuit untuk memantau segala hal yang dapat mengganggu jalannya balap, termasuk memantau Drone liar. IKR

Iklan. Geser untuk terus membaca.
Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

Lombok Tengah, Bimakini.- Polres Lombok Tengah melaksanakan pengamanan Event Nasional Mandalika Track Day General di Sirkuit Pertamina Mandalika International Street Circuit, pada Minggu (22/5/2022)...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.-Kepolisian Resor Bima, kini memindahkan sebanyak 10 orang anggota massa aksi dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Monta Selatan Menggugat atau AMANAT, ke Mapolda...

Hukum & Kriminal

Mataram, Bimakini.-Tiga wilayah di Pulau Sumbawa mulai dari Kota Bima, Kabupaten Bima hingga Kabupaten Bima, kini tengah dilanda teror panah. Aksi misterius ini terus...

Hukum & Kriminal

Dompu, Bimakini. – Diduga melakukan tindak pidana budidaya ubur-ubur tanpa izin, seorang warga negara asing (WNA) asal China ditangkap Sat Polair Polres Dompu dan...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.-  Kapolda NTB, Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto menyampaikan apresiasi atas capaian vaksinasi di Kabupaten Bima yang sangat cepat. “Luar biasa, capaian vaksinasi...