Connect with us

Ketik yang Anda cari

Ekonomi

Harga Jual Gabah Masih Anjlok, Bupati AKJ – SYAH Diminta Tanggungjawab

Sekjen DPD KNPI Kabupaten Dompu, Hend Ardiansyah, M.Pd.

Dompu, Bimakini. – Harga jual Gabah Kering Panen (GKP) ditingkat petani semakin hari makin anjlok. Hingga saat ini, gabah petani hanya diserap dengan harga Rp3.400 rupiah, atau paling tinggi pada Rp3.600 rupiah per Kilogram nya.

Upaya menstabilkan harga gabah petani yang saat ini sedang anjlok, Pemerintah dan DPRD mendesak Perum Bulog Bima – Dompu agar segera menstabilkan harga dengan menyerap gabah petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Hal yang dilakukan Pemerintah dan DPRD tersebut nampaknya berbanding terbalik dengan pandangan salah satu pengurus DPD KNPI Kabupaten Dompu, Hend Ardiansyah, M.Pd.

Sekjen KNPI Dompu itu justru meminta Bupati dan Wakil Bupati, Kader Jaelani – H Syahrul Parsan (AKJ – SYAH) untuk bertanggung jawab penuh dalam menstabilkan anjloknya harga gabah dengan kebijakan-kebijakan kongkritnya.

Sebab menurut dia, Pemerintah Kabupaten Dompu dibawah kepemimpinan AKJ – SYAH yang dilantik pada tanggal 26 Februari 2021 lalu sebagai Bupati dan Wakil Bupati Dompu memiliki Visi – Misi JARA PASAKA menuju Dompu yang MASHUR yang didalamnya ada padi/gabah.

Setelah satu tahun lebih, dengan segudang program-programnya, inilah saatnya masyarakat menagih janji Bupati dan Wakil Bupati. Harapannya, dengan janji dan program yang disampaikan dapat merubah kondisi masyarakat Dompu secara umum, baik dari aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun aspek lainnya.

“Memasuki tahun kedua, masyarakat menguji sekaligus meminta pertanggungjawaban Bupati AKJ – SYAH untuk memberikan solusi kongkrit tentang harga gabah yang anjlok saat ini,” terang Sekjen DPD KNPI Dompu, Hend Ardiansyah, M.Pd., Ahad (20/03/2022).

Katanya, program JARA PASAKA (Jagung, Porang, Padi, Sapi dan Ikan) yang telah digaungkan selama ini justru dalam perjalanannya hanya mengecewakan masyarakat dan petani gabah. Hal ini bisa dilihat dari aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah petani dan aktivis dengan anjloknya harga gabah

“Padi/gabah saat ini terjadi surplus yang cukup besar karena sejumlah sentra produksi telah memasuki masa panen, dan kenyataannya harga Gabah Kering Panen (GKP) masih tertahan dibawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP),” urainya.

Dia berharap pemerintah AKJ – SYAH dan Komisi II DPRD Kabupaten Dompu agar memperbaiki paket kebijakan harga dasar gabah/beras pembelian pemerintah sebagai suatu kebijakan strategis saat ini, untuk menstabilkan harga gabah di sepanjang tahun. Karena realitas dilapangan selalu ditemukan bahwa harga gabah ditingkat petani selalu lebih rendah dari Harga Pembelian Pemerintah.

Dikatakanya, insiden anjloknya harga gabah terjadi hampir setiap tahun pada saat musim panen, dan itu berakibat merugikan petani disebabkan karna biaya produksi yang sangat mahal. Harusnya, pemerintahan AKJ – SYAH dengan jargon Jara Pasaka bisa belajar dari pengalaman sebelumnya.

Sehingga saat ada masalah anjloknya harga gabah, ada kesiapan ketika petani melakukan panen. Namun sekarang yang terjadi, katanya Pemerintah seolah lepas tangan dan mengkambing hitamkan Perum Bulog, padahal padi adalah salah satu program unggulan AKJ – SYAH.

“Pemerintah Daerah harusnya segera mengambil kebijakan kongkrit melalui kajian yang mendalam untuk membela kepentingan petani agar tidak dirugikan. Bukan malah tendang bola sembunyi kaki, mengkambing hitamkan pihak lain,” tegasnya.

Diketahuinya bahwa, umumnya petani Kabupaten Dompu hanya menjual gabah dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP) dan hampir tidak ada yang jual dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) maupun beras. Maka seharusnya konstruksi kebijakan pembelian pemerintah diprioritaskan untuk pembelian Gabah Kering Panen (GKP) sebagai instrument penyangga harga gabah petani agar selalu stabil.

“Melihat insiden ini, ditambah lagi dengan pernyataan Wakil Bupati beberapa hari yang lalu membuat masyarakat pesimis kepada pemerintah AKJ – SYAH. Ini baru satu item program (padi), belum lagi kita bicara jagung yang sebentar lagi akan panen raya, dan porang sepertinya akan jadi program hayalan,” cetusnya. AZW

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Ekonomi

Dompu, Bimakini. – Upaya meringankan beban petani dibulan suci ramadhan, dan ditengah anjloknya harga jual gabah. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Dompu mendesak Pemerintah...

Ekonomi

Dompu, Bimakini. – Upaya menuntut harga jual Gabah Kering Panen (GKP) tingkat petani agar diserap Rp4.200 per Kilogram atau sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah...

Ekonomi

Dompu, Bimakini. – Ketua DPRD Kabupaten Dompu merespon tantangan dan tuntutan pengurus HMI Cabang Dompu agar Bupati dan DPRD segera merubah postur atau komposisi...

Ekonomi

Dompu, Bimakini. – Ditengah anjloknya harga jual gabah petani, pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu menantang Bupati Kabupaten Dompu, Kader Jaelani (AKJ) dan...

Ekonomi

Dompu, Bimakini. – Reaksi para petani menuntut harga Gabah Kering Panen (GKP) ditingkat petani diserap Rp4.200 per Kilogram, atau sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah...