Connect with us

Ketik yang Anda cari

Opini

Indonesia Negara Penghasil Sawit Terbesar Dunia, Kok Minyak Goreng Langka

Oleh : Sugeng Aryanto*

Indonesia merupakan negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia mengalahkan negara-negara lain termasuk negara tetangga Malaysia yang berada di urutan ke dua penghasil kelapa sawit. Minyak goreng itu berasal dari kelapa sawit yang melalui beberapa langkah proses atau produksi agar menjadi minyak yang jernih dan dapat dikonsumsi. Sehingga tidak masuk akal jika negara penghasil terbesar kelapa sawit mengalami kelangkaan minyak goreng yang begitu parah dan inilah yang perlu kita sororti, ada apa dibalik semua ini? Kemana pemerintah sehingga tidak memperhatikan kebutuhan pokok masyarakat?

Ironi kelangkaan minyak goreng ini cukup membuat situasi memanas dibeberapa daerah di Indonesia karena wajar saja antrian panjang dan cukup lama membuat khususnya ibu-ibu merasa kesal pasalnya antrian sejak pagi baru dapat siang dan bahkan tidak sedikit yang pulang dengan tangan hampa. Kondisi ini cukup memprihatinkan.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kemneterian Perdagangan sebenarnya sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 11.000 per liter.

Namun fakta di lapangan, harga minyak goreng sudah jauh melebihi HET. Di beberapa pasar, harga minyak goreng sudah berada di atas Rp 18.000 per liter. Bahkan sudah melampaui Rp 20.000 per liter. Dalam kondisi terbaru pemerintah menaikkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng curah dari sebelumnya Rp11.500 per liter menjadi Rp. 14 ribu per liter.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Hal ini dilakukan guna memastikan ketersediaan hingga produksi minyak goreng dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk menerapkan kebijakan itu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi akan menerbitkan aturan kenaikan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng curah. Aturan mulai berlaku Rabu (16/2) ini.

Berdasarkan dinamika ini saya melihat bahwa asumsi pemerintah kelangkaan minyak goreng ini tidak hanya disebabkan oleh harga crude palm oil (CPO) secara internasional tetapi logika yang dipakai oleh pemerintah juga ketika harga rendah maka tidak akan mampu diseimbangkan antara permintaan dan ketersediaan barang. Dalam hukum ekonomi ketika permintaan tinggi maka harga juga akan tinggi dan begitupun sebaliknya.

Persoalan harga minyak goreng ini membuat saya selalu melihat perkembangan terutama perbandingan harga di negara-negara lain. Saya mengutip dari laman resmi Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Halehwal Pengguna (KPDNHEP), Jumat (7/1/2022), pemerintah Malaysia menetapkan harga minyak masak, sebutan minyak goreng di Malaysia, untuk kemasan sederhana adalah sebesar RM 2,5 atau setara dengan Rp 8.500 (kurs Rp 3.400). Memang data ini waktu bulan Januari harga minyak goreng di Malaysia Rp 8.500 sedangkan di Indonesia bulan Januari itu kisaran 11.000-14.000.

Situasi ini mengingatkan kita pada waktu orde lama sebelum orde baru hadir, dimana kita kesusahan dalam mendapatkan beras dan kebutuhan-kebutuhan pokok lainnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Harusnya dengan situasi ini kita harus lebih fokus dalam menelaah situasi kebangsaan kita lebih dalam lagi. Peran mahasiswa dibutuhkan dalam menuntaskan segala persoalan ini dan mahasiswa tidak dibenarkan berdiam diri karena itu adalah dosa. (*)

*Penulis adalah Sekretariat Umum HMI Komisariat STIE Bima

 

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Ekonomi

Bima, Bimakini.-Jelang Bulan Ramadan 1443 Hijriah yang tinggal menghitung hari, Polres Bima terus melakukan peninjauan serta razia untuk kepentingan masyarakat sekitar. Senin (28/03), Kapolres...

Ekonomi

Bima,, Bimakini.- Akademisi sekaligus pengamat kebijakan, Dr Ikhlas Hasan merespon positif kebijakan pemerintah pusat memberikan subsidi minyak goreng untuk menjawab disperitas harga dan kelangkaan...

Ekonomi

Dompu, Bimakini.- Pengamat ekonomi sekaligus Ketua STKIP Yapis Dompu, Dr Dodo Kurniawan SE ME menilai kebijakan pemerintah pusat memberikan subsidi minyak goreng curah untuk...

Ekonomi

Kota Bima,  Bimakini.- Adanya kelangkaan minyak goreng di seluruh Indonesia termasuk di Kota Bima, berimbas pada keresahan rumah tangga sebagai pihak konsumen. Untuk mengetahui...

Ekonomi

Bima, Bimakini.- Dalam rangka pelaksanaan kebijakan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan RI,tentang penyediaan minyak goreng kemasan dengan harga Rp. 14 ribu per liter...