Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Kepala Kanwil Kemenag NTB Kunjungi Ma’had Tahfidzul Quran Daarul Ma’rifah Dodu

Kunjungan Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Dr KH M Zaidi Abdad, M.Ag, Kamis (17/3).

Bima, Bimakini.- Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi NTB, Dr KH M Zaidi Abdad, M.Ag, Kamis (17/3), mengunjungi Ma’had Tahfidzul Qur’an Daarul Ma’rifah Kelurahan Dodu Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima. Ketua Ikatan Persaudaraan Qari dan Qariah Provinsi NTB ini ke Kelurahan Dodu didampingi Kepala Kemenag Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu dan beberapa pejabat Kemenag lainnya.

Dr KH Zainil Abdal, M.Ag dan rombongan disambut hangat dengan shalawat oleh warga Kelurahan Dodu dan 70 lebih Santri Daarul Ma’rifah. Bukan hanya itu, beliau juga menguji kemampuan dua santri yang sudah menghafal Juz ke 30 Al Quran, yang didampingi Ketua Pengelola Pondok Ustadzah Faidatul Ma’rifah, M,Pdi. Dengan suara yang fasih beliau membacakan ayat kepada kedua santri untuk dilanjutkan oleh santri. Momen itu diabadikan dengan apik oleh seluruh pembina, pengelola pondok pesantren, dan warga setempat. Ada yang sekadar memotret, tetapi ada juga yang menvidiokan. Apalagi, saat beliau bersyair dan berdoa bersama mengenai Al Quran dengan santri dan pembina Ma”had Tahfidzul Quran Daarul Ma’rifah.

“Sebaik-baik manusia adalah yang senang belajar dan mengajarkan Al Quran,” ujar beliau mengutib Sabda Rasulullah Muhammad SAW, dan memberikan hadiah uang kepada dua santri penghafal Qur’an.

Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Dr KH M Zaidi Abdad, M.Ag, pose bersama santri.

Pembina Ma’had Tahfidzul Quran, katanya, harus banyak bersabar karena saat ini tempat ini masih berbentuk Taman Pendidikan Al Quran (TPQ), dengan proses kegiatan belajar mengajar di bawah kolong rumah (yang biasa disebut Rumah Perababan) mengingat rumah tersebut Rumah bersejarah untuk 9 anak dari Tuan Guru H. Sulaiman dan hanya berharap gaji dari Allah, tetapi ke depan dengan keikhlasan para Ustadz dan Ustadzah yang mendedikasikan ilmunya kepada santri akan meningkat derajatnya menjadi Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Daarul Ma’rifah dan kegiatan belajar mengajar lainnya.

Coba bayangkan, kata beliau, Dr Kaharuddin yang dulunya salah seorang mahasiswanya di UIN Mataram. Dua hari yang lalu berkunjung ke kantornya. Kini menjadi orang penting di Kantor Istana Wakil Presiden RI. Kini Rumah Dr. Kaharuddin dan Pondok Pesantren yang beliau gagas pendiriannya dikunjungi langsung empat pejabat dari Kementerian Agama yakni dari Kakanwil Kemenag Provinsi NTB, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.  Beliau yakin niat baik yang digagas Dr. Kaharuddin ini akan segera berkembang pesat untuk menciptakan generasi Qur’ani dan menggaungkan kembali Kota Bima yang maju dan religius. “kami siap mendukung penuh” gagas Kakanwil.

“Pondok Pesantren Daarul Ma’rifah ini cikal bakalnya berawal dari Ma’had Tahfidzul Quran yang telah dirintis  oleh Tuan Guru H Sulaiman yang merupakan orang tua dari Dr Kaharuddin. Semoga beliau mendapatkan keberkahan dari hasil rintisan beliau 2007 lalu,” katanya.

Dia berharap semoga anak-anak yang belajar Al Quran ini menjadi anak-anak yang shalih dan shalihah, lahir generasi Qur’ani dan Beradab. Pertemuan yang dipandu Ust. H Gufran al Hafidz ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan bersalaman dengan puluan santri, pengurus, dan ustadz dan ustadzah. (Nas)

 

Iklan. Geser untuk terus membaca.
Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

NTB

Mataram, Bimakini.- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi NTB, Kamis (15/10/2020), menggelar diskusi uji coba pengentasan kemiskinan melalui Program Bimbingan Perkawinan Masa Nikah,...