Connect with us

Ketik yang Anda cari

Ekonomi

Petani Dompu Kembali “Teriak”, Tuntut Harga Gabah Diserap Rp4.200/Kg

Wakil Bupati Dompu saat menerima massa aksi depan Pandopo Dompu, Rabu (16/03/2022).

Dompu, Bimakini. – Setelah beberapa kali “berteriak” melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) diruang rapat DPRD Kabupaten Dompu soal anjloknya harga gabah, kini sejumlah petani kembali “berteriak” dijalanan dengan melakukan aksi unjuk rasa, Rabu (16/03/2022) pagi.

Kehadiran mereka dengan soud sistem lengkap itu menuntut Bupati Dompu dan DPRD agar menstabilkan harga gabah yang anjlok, meminta Bulog beserta perusahaan mitranya agar gabah kering panen (GKP) ditingkat petani diserap dengan harga Rp4.200/Kg sesuai amanat Permendag nomor 24 tahun 2020.

Diperempatan lampu merah, sejumlah massa aksi melakukan blokir jalan dan menyandra truk pengangkut pupuk. Akibatnya, arus lalu lintas terjadi kemacetan. Setelah para petani menuju kantor DPRD, arus jalan kembali tertib.

Salah satu massa aksi, Nur Samsiah., dalam orasinya menagih realisasi janji pemerintah Kabupaten Dompu terhadap hasil rapat tingkat tinggi penanganan anjloknya harga gabah kemarin.

“Hari ini katanya Bulog menyerap gabah petani sesuai HPP. Namun faktanya dilapangan, saat ini gabah petani masih dibeli dengan harga Rp3.500/Kg bahkan tidak ada yang mau ambil, ini tanpa ada pengawasan pemerintah. Oleh karenanya, kami tagih janji pemerintah menaikkan harga gabah,” teriaknya dihadapan Wakil Bupati Dompu dan Ketua DPRD.

“Mana operasi pasar yang dijanjikan, justru hari ini semua gudang tutup, dan kini tidak ada yang membeli gabah petani. Mana perusahaan luar daerah yang beli gabah petani di Dompu,” teriaknya berkali-kali.

Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Andi Bachtiar., yang menemui massa aksi mengapresiasi dan mendukung aksi para petani tersebut. Dia mengajak semua elemen agar secara bersama-sama mengawal janji Perum Bulog Bima yang akan menyerap gabah petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

“Kita kawal komitmen pemerintah hasil rapat tinggi kemarin. Kita menuggu eksen dari Bulog, dan membuka ruang bagi pengusaha diluar daerah Dompu untuk menyerap gabah petani,” terang Ketua DPRD Dompu.

Sementara itu, Wakil Bupati Dompu, H Syahrul Parsan., mengaku telah merespon keresahan petani dengan melakukan rapat tingkat tinggi pada Selasa 15 Maret 2022 sore.

Hasil rapat tersebut, Bulog Bima bersedia menyerap gabah petani di Kabupaten Dompu sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Dompu juga membuka ruang dan memberikan kebebasan bagi pengusaha luar daerah untuk dapat menyerap gabah petani di Dompu dengan harga yang diharapkan masyarakat.

“Akan segara melakukan operasi pasar, saat ini Bupati sudah bersurat ke Badan Pertahanan Pangan, dan membawanya sendiri,” cetusnya. AZW

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Ekonomi

Dompu, Bimakini. – Perum Bulog Bima dan Pemerintah Kabupaten Dompu, bersama BRI Cabang Dompu, Gapoktan serta perwakilan Bumdes menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang...

Ekonomi

Dompu, Bimakini. – Ratusan petani yang tergabung dalam Aliansi Serikat Tani (ASET) Kabupaten Dompu melakukan aksi blokade jalan negara di Desa Madaparama, Kecamatan Woja,...

Pemerintahan

Dompu, Bimakini. – Pemerintah Kabupaten Dompu dibawah kepemimpinan Bupati Kader Jaelani dan H Syahrul Parsan (AKJ – SYAH) kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian...

Pemerintahan

Dompu, Bimakini. – Upaya mewujudkan Kabupaten Dompu yang mandiri, sejahtera, unggul dan religus (Mashur), Bupati Kabupaten Dompu, Kader Jaelani (AKJ) mengajak dan menekankan pada...

Berita

Dompu, Bimakini. – Bupati Kabupaten Dompu, Kader Jaelani (AKJ) kembali mengajak semua pihak untuk tetap mengedepankan semangat kebersamaan, gotong royong, kekeluargaan, kerjasama, kolaborasi dan...