Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Anggota DPR RI, H Zainul Arifin Sosialsasi UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

Suasana sosialisasi tentang UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Bima, Bimakini.- Sosialisasi UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) di wilayah Kota Bima dilakukan Anggota Komisi VIII DPR-RI Drs. H. Zainul Arifin. Kegiatan ini dilaksanakan di aula Ponpes Al-Ikhwan Slama Kota Bima, Selasa sore (21/6/2022).

Sosialisasi UU TPKS bertujuan agar masyarakat mengetahui payung hukum yang jelas bagi segala tindakan kekerasan seksual. Selain itu juga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait tindak kekerasan seksual yang makin marak terjadi.

Hal itu diungkapkan Muhammad Rizki imansyah, staf ahli anggota DPR-RI Drs. H. Zainul Arifin. Ia mengatakan, undang-undang mengenai kekerasan seksual, meliputi pencegahan, pemenuhan hak korban, pemulihan korban hingga mengatur tentang penanganan selama proses hukum.

Muhammad juga mengharapkan agar orang tua lebih waspada terhadap sikap dan prilaku anak-anak mereka agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. “ Sebaiknya orang tua lebih waspada lagi terhadap sikap anak, kalau sikapnya sudah mulai terlihat berbeda dari biasanya, sebaiknya diajak bicara dari hati ke hati agar diketahui masalah yang mereka hadapi dan dapat dicarikan solusinya,” imbuhnya.

Sementara itu, ADV. Dinar AR, SH menjelaskan ada beberapa tindakan yang masuk dalam kategori kekerasan seksual seperti pelecehan seksual nonfisik, pelecehan seksual fisik, pemaksaaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, serta eksploitasi seksual. Dengan adanya undang-undang kekerasan seksual diharapkan dapat memberikan pencegahan, pelindungan, akses keadilan, dan pemulihan hak korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Dinar juga memaparkan, tanpa disadari pelecehan seksual secara verbal banyak terjadi di lingkungan kita, seperti  melontarkan kata-kata yang membuat perasaan perempuan menjadi tidak nyaman. Ia juga mengingatkan agar sebagai perempuan kita harus selalu waspada, terlebih lagi tindakan kekerasan dan pelecehan seksual kerap kali terjadi di tempat umum. “Ketika mengalami kekerasan ataupun tindakan pelecehan seksual, sebaiknya membuka diri ke keluarga atau teman terdekat untuk bercerita sehingga masalah yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik,” katanya. (Arn).

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Anggota Komisi VIII DPR-RI Drs. H. Zainul Arifin bersama KEMENPPPA menggelar Sosialisasi Perlindungan khusus bagi anak dan Perempuan. Kegiatan yang mengusung Tema...

Olahraga & Kesehatan

Kota Bima, Bimakini.- Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Zainul Arifin memberikan apresiasi dan dukungan kepada tiga orang atlet Pencak Silat Kota Bima...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi Partai Gerindra, Dapil NTB I Pulau Sumbawa (Kab. Bima, Kota Bima, Kab. Dompu, Kab. Sumbawa, Kab....

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi Partai Gerindra, Drs. H. Zainul Arifin menggelar Desiminasi Peningkatan...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. ZainulArifin bersama Kementrian Sosial RI melakukan kunjungan Kerja dalam rangka kegiatan peninjauan dan evaluasi pelaksanaan...