Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

Kesehatan Jiwa Ibu yang Bunuh Bayinya Akan Diperiksa Psikolog

Kasat Reskrim, AKP. Masdidin, SH

Bima, Bimakini.- Penyidik Polres Bima akan memeriksa kehatan jiwa ibu yang membunuh bayinya. Pemeriksaan melibatkan ahli kejiwaan atau psikolog untuk memastikan NR, mengalami gangguan mental atau tidak.

“Nanti pasti kita libatkan ahli kejiwaan yang akan memastikan itu,” ucap Kasat Reskrim Polres Bima Kabupaten, AKP Masdidin, di ruangannya, Rabu (29/6).

Rencana melibatkan ahli kejiwaan dalam kasus itu dipandang perlu dilakukan menyusul dugaan keterlibatan ibu kandung.

Hingga tadi malam, penyidik Unit PPA Polres Bima terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap NR, warga Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. “Hasil pemeriksaan sementara, NR tidak mengakui menggigit anaknya,” ungkapnya.

Meski demikian, Kepolisian masih terus mendalami keterangan NR, suami NR dan sejumlah warga lainnya. “Suami NR sudah kita introgasi awal beserta beberapa orang warga di lokasi kejadian. Untuk Saksi belum ada yang kita panggil,” terangnya.

Dia mengatakan, orang atau saksi yang melihat langsung NR menggigit anaknya tidak ada. “Tapi ada Saksi yang melihat, dalam rumah itu hanya ada NR dan seorang anak kecil,” paparnya.

Alat bukti maupun keterangan saksi masih terus dilakukan pendalaman oleh Kepolisian untuk mengungkap pelaku maupun motif kejadian tragis itu. “Untuk barang bukti yang diamankan adalah selimut dan handuk,” tutupnya. KR

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Seorang bocah di Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, NTB digigit hingga tewas oleh ibu kandungnya. NR (25) menggigit anaknya yang berusia...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Seorang bayi diduga dibunuh oleh ibu kandungnya, karena hasil hubungan gelap. Perbuatan FT (40)  warga Desa Raba, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima tersebut,...