Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pemerintahan

Tim JICA Survey Tiga Sungai di Kota Bima untuk Normalisasi

Tim JICA saat turun lapangan.

Kota Bima, Bimakini.- Tim Konsultan Japan International Coorporation Agency (JICA) yang merupakan KSO 4 perusahaan konsultan dan terdiri dari Yachiyo Engineering Co, Ltd,, Nippon Koei Co, Ltd, PT. Indra Karya dan PT. Duta Cipta Mandiri, Sabtu dan Minggu (4-5/06/2022) kemarin, melakukan survey untuk mereview design tiga sungai di Kota Bima yaitu Sungai Padolo, Sungai Melayu dan Sungai Romo, untuk memulai rencana pengerjaan fisik pengendali banjir di Kota Bima.

Review design tersebut dilakukan untuk meninjau kembali hasil design yang telah dilakukan sebelumnya, mengingat adanya perubahan-perubahan yang terjadi pada tahun-tahun terakhir pasca banjir bandang tahun 2016.

Kabid SDA Dinas Pekerjaan Umum Kota Bima, Isdinurrahman, ST menyatakan, ada beberapa penilaian team konsultan JICA dalam menentukan prioritas titik-titik pengerjaan normalisasi sungai di Kota Bima. Penentuan prioritas tersebut berdasarkan kondisi lapangan dan informasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah Kota Bima dan masyarakat. “Kondisi dan informasi tersebut kemudian dikaji secara tehnis berdasarkan beberapa kriteria yaitu  wilayah paling terdampak dan memiliki resiko bencana yang tinggi, kedua, kesiapan lahan yang sudah clear and clean dari segala permasalahan, ketiga adalah lokasi yang memiliki resiko pengerjaan yang minim” ungkap Isdinurrahman.

Ditanya tentang kapan kegiatan pembangunan fisik normalisasi sungai ini akan dilaksakan, Isdinurrahman memperkirakan bahwa bulan Agustus tahun 2022 ini tahapan persiapan pengerjaan fisik normalisasi sungai di Kota Bima akan dimulai. “Insya Allah akan diupayakan sesuai target pemerintah pusat, baik dari Bappenas RI maupun Kementrian PUPR, pelaksanaan lelang konstruksi akan dimulai bulan Agustus 2022”, jelas Isdinurrahman.

Kunjungan empat perusahaan konsultan JICA di Kota Bima selama dua hari kemarin, juga ikut didampingi oleh Kementrian PUPR, BWS NT 1, Dinas PUPR Kota Bima, Bappeda dan Litbang Kota Bima serta BPBD Kota Bima.

Dengan adanya progres tahapan review dan rencana pengerjaan fisik tengah tahun 2022 ini, resiko bencana yang kerap menghantui warga Kota Bima setiap akhir dan awal tahun bisa diminimalisir untuk wilayah-wilayah rawan dan paling terdampak bencana.

“Jadi pelaksanaan program JICA ini sesuai dengan apa yang telah dijanjikan oleh Walikota Bima, pada Desember 2021 lalu, bahwa pertengahan tahun 2022 kegiatan normalisasi sungai akan segera dilaksanakan”, pungkas Isdinurrahman. BE04

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Saat rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Bima monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kecamatan Madapangga, Selasa (14/1/2020). Rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Bima...

Pemerintahan

Dompu, Bimakini.- Bupati Dompu, H Bambang M Yasin, menjanjikan normalisasi Sungai Silo setelah meluap menyebabkan banjir merendam ratusan rumah warga sekitar bantaran sungai tersebut....

Peristiwa

Bima, Bimakini.-  Normalisasi sungai Kancobo Limbi yang dilaksanakan Pemerintah Desa Tumpu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima diklaim warga dikerjakan asal-asalan saja. Upaya  untuk mengantisipasi banjir itu...