Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pemerintahan

Bupati Dompu Bahas Penyusunan Dokumen RP2KPKPK

Suasana acara FGD III penyusunan dokumen RP2KPKPK, Jum’at kemarin.

Dompu, Bimakini. – Bupati Kabupaten Dompu, H Kader Jaelani membahas dan membuka secara resmi acara Focus Group Discussion (FGD) III Penyusunan Dokumen Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh (RP2KPKPK).

Acara FGD III penyusunan dokumen RP2KPKPK dengan tema “Penyepakatan Rencana Aksi, Program dan Kegiatan  Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh” di Kabupaten Dompu tersebut dilakukan diruang rapat Bupati, Jum’at (16/09/22) siang.

Usai dibuka secara resmi Bupati Dompu, H Kader Jaelani, Kadis Perukim Kabupaten Dompu, Ir. Rusdi, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan penajaman dari beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

Katanya, penyepakan terkait dengan RP2KPKPK perlu dilakukan dengan segera oleh berbagai pihak sebagai bahan tindak lanjut dalam program dan kegiatan peningkatan kualitas perumahan kumuh dan permukiman kumuh.

Hal itu sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Dompu Nomor: 800/150/DPKP/2022 tentang Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kabupaten Dompu ditetapkan Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh seluas 540,27 hektare.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Dijelaskanya, adapun luasan lokasi tersebut tersebar dibeberapa kawasan. Diantaranya kawasan Sori Silo seluas 36,91 hektare, di Doromangge seluas 48,51 hektare.

Untuk di Sori Laju selluas 36,81 hektare, di Tolo Mba’a seluas 21,34 hektare. Sedangkan di Sambimboko seluas 93,19 hektare, di Meci Angi 58,58 seluas hektare, Doro Nowa seluas 53,71 hektare, Madarutu 23,61 seluas hektare.

Kemudian di Lananga sekuas 20,61 hektare, Puma 23,75 seluas hektare. Untuk Manggera’a seluas 16,65 hektare, Doro Karama seluas 16,35 hektare, Kaldera seluas 45,35 hektare, dan Rastakilo seluas 44,9 hektare.

Ir. Rusdin menjelaskan bahwa dalam penentuan RP2KPKPK, ada beberapa konsep yang akan dipergunakan sebagai bahan kebijakannya. Diantaranya konsep Kasilo Douna dengan menitik beratkan pada pengembangan kapasitas masyarakat.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Konsep Kasilo Rukuna dengan menitik beratkan pada pola perilaku dalam penerapan hidup bersih dan menjaga lingkungan, dan Konsep Kasilo Amumorina dengan penanaman pendidikan keagamaan, peningkatan kesehatan masyarakat dan jaminan kemamanan tempat tinggal.

Kemudian, Konsep Kasilo Luru Ra Gang Na dengan pengembangan jalan besar, jalan lingkungan dan infrasturuktur dasar lainnya, dan Konsep Kasilo Daga Na dengan pengembangan perdagangan dan jasa yang akan ikut serta membantu dalam pertumbuhan ekonomi. AZW

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pemerintahan

Dompu, Bimakini. – Sekda Kabupaten Dompu, Gatot Gunawan Perantauan Putra, SKM., M.MKes, sekaligus Ketua Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) meminta agar para petani...

Pemerintahan

Dompu, Bimakini. – Aparatur Sipil Negara (ASN) lungkup Pemerintah Kabupaten Dompu diminta bekerja secara profesional dalam melayani masyarakat dengan terus mengasah kualitas dan kapasitasnya....

Pemerintahan

Dompu, Bimakini. – Bupati Kabupaten Dompu mendorong sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) agar optimal dalam merealisasikan program kerja sesuai target. Bupati menyampaikan, memasuki akhir...

Pemerintahan

Dompu, Bimakini. – Upaya memberikan kemudahan terhadap pelayanan kependudukan masyarakat, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Dompu memiliki terobosan baru sejak Selasa (26/07/2022)....

Pemerintahan

Dompu, Bimakini. – Bupati Kabupaten Dompu mengajak para petani yang tergabung dalam Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) So Kandai Satu, Kelurahan Kandai Satu...