Connect with us

Ketik yang Anda cari

Peristiwa

Kekurangan Dokter, Pelayanan  di Puskesmas Madapangga Dinilai tidak Maksimal

Pelayanan di Puskesmas Madapangga.

Bima, Bimakini.- Warga Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima mengeluhkan kekurangan dokter di Puskesmas setempat. Jumlah populasi penduduk tidak berbanding lurus dengan jumlah dokter yang ada, sehingga pelayanan tidak maksimal.

Warga Madapangga, Amirudin menyampaikan, mestinya dengan  jumlah populasi di Madapangga berkisar 40 ribu jiwa. Paling tidak di Puskesmas setempat harus ada 4 orang dokter umum, karena sesuai regulasi, 1 orang dokter maksimal melayani 5 ribu jiwa.

“Di Puskesmas Madapangga jumlah dokter hanya 2 orang. Itu pun bersyukur ada tambahan dokter yang pindah dari kecamatan lain,” kisah Amir.

Ia meminta, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima menambah dokter di Puskesmas Madapangga, sehingga pelayanan maksimal dan masyarakat tidak harus antrian saat pemeriksaan atau pengobatan.

“Jumlah dokter menjadi baro meter suksesnya pelayanan di Puskesmas. Kalau dokter banyak, pasti terwujud pelayanan prima,” tuturnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Perawat UGD Puskesmas Madapangga, Deni Shofian S. Kep  Ners mengatakan, selain memiliki tugas melayani pemeriksaan dan pengobatan pasien. Dokter bertanggung jawab terhadap kegiatan pelayanan promosi dan preventif kesehatan di Puskesmas.

“Jumlah dokter di Puskesmas Madapangga memang masih kurang. Dan hal itu menjadi kendala yang harus dihadapi, tentunya karena stok dokter di Bima sangat minim,” ucapnya.

Dijelaskannya, sebelumnya pelayanan pemeriksaan dan pengobatan ditangani 1 orang dokter yakni dr. Nurfitriah. Saat ini kita bersyukur ada penambahan dokter,  sehingga teratasi kebutuhan pelayanan yang membludak akhir – akhir ini.

“Sekarang ada tambahan dokter. Yakni dr. Susan Dwi Oktulani asal Desa Tambe Kecamatan Bolo, sebelumnya bertugas di Kecamatan Parado,” jelasnya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Sementara itu, dr. Susan Dwi Oktulani sangat senang bisa kembali bertugas di Puskesmas Madapangga. Menurutnya, mengabdi untuk masyarakat Madapangga  suatu penghargaan yang berarti karena bagian dari keluarga.

“Semoga kehadiran saya membantu  meningkatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Madapangga,” singkat dr. Lani sapaannya. KAR

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Puskesmas Madapangga kini membuka pelayanan USG untuk ibu hamil, Jum’at (9/9/2022). Selain USG, dalam waktu dekat Puskesmas setempat akan memiliki EKG (Alat...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Bima melalui Kabid P2P, H Rifai mengungkapkan, pasien Covid19 asal Kecamatan Madapangga yang meninggal belum teridentifikasi riwayat...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Kepala Puskesmas Madapangga, Eva Jujiarti, SKM membantah tudingan warga Desa Tonda, Ahmad Yani, bahwa pelayanan amburadul. Karena saat petugas memberikan pelayanan terhadap...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Pelayanan di Puskesmas Kecamatan Madapangga dinilai amburadul, warga Desa Tonda Ahmad Yani (35) mengamuk lantaran saat orang tuanya, H Abdul Majid, dirawat ...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Belum berakhir masalah pembayaran uang Jaspel bagi tenaga Sukarela di RSU Sondosia, masalah baru kini dihadapi oleh dunia kesehatan Kabupaten Bima. Pasalnya,...