Connect with us

Ketik yang Anda cari

Politik

Tahapan Pembentukan Pantarlih Dimulai

Ketua KPU Kota Bima, Mursalin, SPdI

Kota Bima, Bimakini.-  Komisi Pemilihan Umum Kota Bima melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS), mulai melaksanakan perekrutan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk Pemilu 2024. Tahapan perekrutan Pantarlih dimulai pada tanggal 26 Januari 2023 sampai dengan tanggal 6 Februari 2023.

Hal tersebut sesuai dengan Keputusan KPU Nomor 534 Tahun 2022 Tentang Perubahan Keputusan KPU Nomor 476 Tahun 2022 Tentang Pedoman Teknis Pembentukan Badan Adhoc Penyelenggara Pemilu dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Walikota.

Ketua KPU Kota Bima, Mursalin menjelaskan, perekrutan Pantarlih merupakan kewenangan PPS. Sehingga semua tahapan penyelenggaraannya dilaksanakan oleh PPS disetiap kelurahan.

“PPS mengangkat Pantarlih atas nama KPU Kota Bima, dan semua proses perekrutannya dilaksanakan oleh PPS,” tutur Mursalin.
Jumlah Pantarlih di Kota Bima yang dibutuhkan untuk melakukan pemutakhiran data pemilih, disebutkan Mursalin sebanyak 475 orang. Jumlah tersebut sesuai dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024 di Kota Bima yang telah ditetapkan oleh KPU Kota Bima.
“Jumlah Pantarlih yang dibutuhkan untuk setiap TPS masing-masing 1 orang,” ujarnya.

Dijelaskan Mursalin, untuk tahapan perekrutan Pantarlih, pengumuman pendaftaran berlangsung dari tanggal 26 sampai dengan 28 Januari 2023. Kemudian, penerimaan pendaftaran dimulai pada tanggal 26 sampai dengan 31 Januari 2023. Untuk tahapan penelitian administrasi berlangsung dari tanggal 27 Januari sampai dengan 2 Februari 2023. Pengumuman hasil seleksi calon Pantarlih pada tanggal 3 sampai dengan 5 Februari 2023 dan penetapan nama hasil seleksi calon Pantarlih pada tanggal 5 Februari 2023. “Untuk pelantikan Pantarlih dilaksanakan pada tanggal 6 Februari 2023,” tutur Mursalin.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Lanjut Mursalin, ada beberapa syarat untuk menjadi Pantarlih yang diatur dalam Keputusan KPU tersebut. Diantaranya, Warga Negara Indonesia, berusia paling rendah 17 tahun, bukan sebagai anggota partai politik, sehat jasmani dan rohani dan berdomisili diwilayah kerja PPK, PPS dan KPPS. Sementara untuk dokumen persyaratannya terdiri dari, surat pendaftaran, foto copy KTP, foto copy ijazah terkahir, surat pernyataan, daftar riwayat hidup dan juga surat keterangan sehat.

“Untuk lebih jelas terkait syarat dan dokumen persyaratannya, bisa dilihat di pengumuman yang dikeluarkan oleh PPS di 41 kelurahan yang ada di Kota Bima,” tegas Mursalin. IAN

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Politik

Kota Bima, Bimakini.- Tahapan pemungutan hitung pada Pemilihan Umum (Pemilu) telah usai. Angka partisipasi masyarakat pada penyelenggaraan Pemilu 2024 di Kota Bima  mencapai 89,88...

Pemilu Serentak 2024

Kota Bima, Bimakini.-  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima akan melaksanakan Pleno Rekepitulasi Hasil Pemungutan Suara Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2024, Kamis 29...

Pemilu Serentak 2024

Kota Bima, Bimakini.- Komisi pemilihan umum (KPu) Kota Bima mendistribusikan logistik pemilu 2024 mulai Selasa 13 Februari 2024. Untuk distribusi logistik KPU Kota Bima...

Pemilu Serentak 2024

Kota Bima, Bimakini.- Komisi Pemilihan Umum (KPU) memusnahkan ribuan kartu suara yang kelebihan, baik itu dalam kondisi rusak maupun dalam kondisi baik, Selasa 13...

Pemilu Serentak 2024

Kota Bima, Bimakini.- Komisi Pemiluhan Umum (KPU) Kota Bima menggelar rapat koordinasi terkait masa tenang kampanye Pemilu 2024, Jumat 9 Februari 2024. Rakor yang...