Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pemilu Serentak 2024

Bawaslu Kota Bima Temukan Ratusan Pemilih tidak Memenuhi Syarat

Idhar, SSos

Kota Bima, Bimakini.-  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bima telah melakukan pengawasan dan pencermatan, terhadap data pemilih di Kota Bima untuk Pemilu tahun 2024.

Bawaslu Kota Bima menemukan adanya Pemilih TMS (Tidak Memenuhi Syarat) dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 351 pemilih.

“Dari temuan ini, kami Bawaslu Kota Bima mengeluarkan rekomendasi dan telah disampaikan kepada KPU Kota Bima,” ungkap Komisioner Bawaslu Kota Bima yang juga Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Parmas & Humas (HP2H) Idhar, Rabu (17/1/2023)

Dalam rekomendasi tersebut dirincikan, terdapat 351 Pemilih dalam DPT yang statusnya tidak memenuhi syarat, terdiri dari 349 Pemilih meninggal dunia dan 2 orang Pemilih Anggota TNI yang masih aktif.

“Terhadap temuan tersebut, kami meminta kepada KPU untuk menindaklanjuti dan memberikan tanda pada Daftar Pemilih sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku” Katanya.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Selain itu, Idhar juga menyatakan, dalam rekomendasi yang disampaikan terdapat 9 Pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Rekomendasi yang dikeluarkan oleh Bawaslu Kota Bima tersebut juga melampirkan 351 nama pemilh dalam bentuk hard copy.

Sementara itu, Ketua Divisi SDM, Parmas dan Sosdiklih KPU Kota Bima, Yety Safriati menjelaskan, Data Pemilih yang ditemukan oleh Bawaslu Kota Bima untuk yang tidak memenuhi syarat itu sebenarnya, data pemilih yang TMS pasca penetapan DPT pada bulan Juni 2023 yang lalu. ada pemilih yang sudah ditetapkan dalam DPT, kemudian meninggal dunia setelah penetapan DPT, kemudian ada pemilih juga yang telah masuk menjadi anggota TNI pasca penetapan DPT. Terhadap mereka itu, dalam DPT namanya sudah tidak bisa dihapus, karena DPT sudah ditetapkan., tetapi akan diberikan tanda khusus pada DPT tersebut terhadap status dari pemilih yang bersangkutan.

“Mereka dinyatakan tidak memenuhi syarat, setelah penetapan DPT.  Misal ada yang meninggal setelah ditetapkan di DPT, ada juga jadi TNI setelah DPT ditetapkan. Tapi kami sudah terima rekomendasi Bawaslu tersebut,” ujarnya. IAN

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Politik

Kota Bima, Bimakini.- Tahapan pemungutan hitung pada Pemilihan Umum (Pemilu) telah usai. Angka partisipasi masyarakat pada penyelenggaraan Pemilu 2024 di Kota Bima  mencapai 89,88...

Pemilu Serentak 2024

Dompu, Bimakini.- Lembaga Pemerataan Pembangunan (LPP)  Dompu, msnduga  ada kecurangan pemilu. Hasil Rapat Pleno Kecamatan tidak sesuai dengan C hasil dan Salinan C hasil...

Pemilu Serentak 2024

Dompu, Bimakini.- Calon Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil 6, Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu, M Tahir, SAg, MPd, melaporkan dugaan penggelembungan suara di...

Politik

Bima, Bimakini.-  Lima Ketua RT di Desa  Taloko, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) diduga dipecat karena beda pilihan politik pada Pemilu...

Hukum & Kriminal

Kota Bima, Bimakini.- Kapolres Bima Kota, AKBP Yudha Pranata, S.I.K., S.H., memantau proses pengamanan rekapitulasi dan penghitungan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)...