Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

Puluhan Knalpot Brong di Musnahkan Personel Satlantas Polres Bima

Knalpot brong hasil sitaan dan dimusnahkan.

Bima, Bimakini.-Satuan Lalu Lintas Polres Bima memusnahkan hasil sitaan berupa knalpot yang tidak sesuai spesifikasi atau brong, pada Rabu (07/02/24) pagi kemarin Mapolres setempat.

Total knalpot disebutkan Wakapolres, KOMPOL Saogi Sujana Angsar, sebanyak 40 unit knalpot yang diketahui tidak sesuai spesifikasi atau knalpot bising alias knalpot racing atau brong.

“Pemusnahan dilakukan dengan cara dipotong menggunakan mesin pemotong hingga hancur berkeping-keping,” urainya.

Wakapolres mengatakan, pemusnahan ini dilakukan guna mencegah aksi sepeda motor yang bising hingga menganggu masyarakat dan ketertiban umum.

Wakapolres Bima juga menegaskan, bahwa pemusnahan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/1045/V/Huk.6.2/2021, tentang penindakan terhadap kendaraan Sepeda Motor yang menggunakan Knalpot Tidak Sesuai Standar SNI.

“Kita menghimbau untuk menggantinya dengan knalpot standar serta melengkapi kendaraannya dengan sesuai aturan,” tegasnya.

Pemusnahan ini lanjutnya merupakan hasil razia Sat Lantas Polres Bima selama Bulan Januari 2024 diberbagai lokasi di wilayah hukumnya.

Seperti di Pertigaan Mako Polres Bima, Pertigaan Taman Panda, Jalan baru Kalaki dan Jalur Dua Taman Makam Pahlawan Palibelo.

“Kegiatan penertiban ini dilakukan lewat Patroli pagi, siang, dan malam dan didukung pada saat Operasi Gabungan dengan Dispenda,” ungkapnya di hadapan sejumlah awak media yang hadir.

Selain tindakan penertiban, pihak Polres Bima juga secara intens melakukan upaya Preemtif lainnya, berupa sosialisasi kepada masyarakat pengguna Sepeda Motor tentang larangan menggunakan Knalpot non standar SNI ini baik secara langsung maupun lewat Media Cetak, Elektronik, maupun Media Sosial.

Terpisah, Kapolres Bima, AKBP Eko Sutomo, S.I.K, M.I.K, turut menghimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna Sepeda Motor agar mematuhi peraturan berlalu lintas dengan menggunakan knalpot standar.

Karena menurutnya, selain melanggar perturan, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi juga berpotensi menjadi pemicu konflik yang diakibatkan oleh keresahan masyarakat atas bisingnya suara yang ditimbulkan dari knalpot non standar SNI tersebut.

“Mari kita membangun Daerah Bima ini dengan bersama-sama mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat,” ajak Kapolres Bima. IKR

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Bertambah lagi warga Parado yang diduga terlibat dalam kasus pembakaran logistik Pemiku diamankan polisi. Kali ini seorang warga Desa Parado Rato inisial...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.-Puluhan warga Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, mendatangi kantor camat sekitar, untuk mengawal rapat pleno rekapitulasi suara tingkat PPK, pada Jumat 16...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.-Paska digelarnya pesta demokrasi serentak pada 14 Februari lalu, Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo SIK., MIK, mengimbau kepada warganya agar tidak mudah terprovokasi...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Logistik Pemilu di Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Rabu malam 17 Februari 2024 dibakar oleh sejumlah orang. Sebanyak 15 TPS menjadi sasaran pengrusakan...

Pemilu Serentak 2024

Bima, Bimakini.-Masa tenang Pemilu 2024 dimamfaatkan KPUD Kabupaten Bima untuk melakukan pendistribusian Logistik Pemilu ke seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Bima. Utamanya pada wilayah...