Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

Sidang Korupsi PD BPR NTB, Terdakwa Dituntut 5 Tahun Penjara

Sidang kasus pidana korupsi Penyimpangan dan Penyalahgunaan  Dana Nasabah, Tabungan, Deposito dan Kredit pada Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Nusa Tenggara Barat Bima Cabang Sape di PN Tipikor Mataram, Rabu.

Mataram, Bimakini.-  Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Mataram, Rabu 21 Februari 2024 menggelar sidang tindak pidana korupsi Penyimpangan dan Penyalahgunaan  Dana Nasabah, Tabungan, Deposito dan Kredit pada Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Nusa Tenggara Barat Bima Cabang Sape. Agenda sidang pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

JPU dalam tuntutannya menyatakan, terdakwa A. Rasyid telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi. Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah dubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana dalam Dakwaan Primair.

Atas dakwaan itu, JPU meminta agar terdakwa dijaruhkan hukuman pidana penjara selama 5  tahun dan 6 bulan. Hukuman dikurangi  masa tahanan yang sudah dijalani.

Selain tuntutan tersebut, jakwa juga meminta terdakwa didenda sebesar Rp. 200 juta subsidair dengan pidana kurungan selama 6 bulan. Meminta terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp. 499.107.566.- dengan ketentuan  apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut dalam waktu 1  bulan setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta benda terdakwa disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi kekurangan uang pengganti tersebut. Dalam hal terpidana tidak mempunyai harta yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka dipidana dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 9 bulan.

Sidang selanjutnya diagendakan Rabu  28 Februari 2024 dengan agenda pembacaan pembelaan terdakwa.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

 

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Kantor Kejaksaan Negeri Raba Bima menyelidiki kasus dugaan korupsi bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp. 13 miliar pada tahun 2021 dan...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Pemerintah Kabupaten Bima melalui Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Kejaksaan Negeri Bima melalui Kepala Kejaksaan Dr.Ahmad Hajar Zunaidi, SH,...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Mantan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima, S yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Raba Bima,  dalam kasus bantuan sosial kebakaran rumah...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Tiga orang terseret sebagai tersangka kasus bantuan sosial (Bansos) kebakaran rumah di Kabupaten Bima. Dua diantaranya Aparatur Sipil Negeri (ASN) dan satu...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.- Andhie Fajar Arianto, SH.,MH dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Bima, Kamis (5/8/2021) di Mataram. Sebelumnya Andhie menjabat sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi...