Pendidikan

Tiga Pengurus IGI Bima Ikuti Pertemuan Nasional

Tiga Pengurus IGI Bima yang mengikuti temu dan pengukuhan pelatih nasional di Jakarta.

Bima, Bimakini.- Tiga pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bima, mengikuti Temu dan Pengukuhan Pelatih Nasional di Jakarta, 5-7 Januari 2018.  Mereka adalah Bambang Setiawan dan Syahruna dari Kota Bima serta Ida Nurhaidah dari Kabupaten Bima.

Ida Nurhaidah mengatakan, maju mundurnya suatu banga, bergantung sungguh pada kualitas  pendidikan. Tidak dapat dipungkiri bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih tertinggal jauh  dari bangsa lain.

Dijelaskannya, Data World Education Ranking yang diterbitkan Organization for Economic Co-operation and Develomnet (OECD) seperti yang dilansir The Guardian, Indonesia menempati peringkat ke-57 dari total 65 negara di dunia. Sedangkan untuk minat baca, menurut studi Most Litered Nation in the World yang dilakukan Central Connecticut  State University  Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara.

“Ikatan Guru Indonesia merupakan organisasi guru yang sangat konsern dan terus berupaya membantu meningkatkan kompetensi guru Indonesia melalui pelatihan,workshop dan lainnya,” ujarnya dalam siaran persnya, Senin (8/1).

Lanjutnya, pada 5-7 Januari 2018 bertempat  di Gedung A Lantai 3 Kemendikbud RI, IGI mengukuhkan 350 Pelatih Nasional. Mereka akan terus  bergerak dalam  meningkatkan kompetensi guru melaui 60 kanal atau program pelatihan   yang dapat diterapkan pada jenjang PAUD hingga SMA.

Adapun contoh kanal tersebut, kata Ida, adalah SAGUSAKU (Satu guru Satu buku). Program  ini akan melatih guru membuat buku, SAGUSANOV (satu guru satu inovasi) yaitu kanal  yang melatih guru agar dapat menciptakan satu inovasi dan program lainnya.

“Pada kegiatan Temu Nasional Pelatih 2018 tersebut juga dikukuhkan pengurus pusat IGI dan pemecahan Rekor Muri Menemu Baling, yakni Menulis dengan Mata membaca dengan Telinga. Program ini merupakan satu inovasi memudahkan para guru dalam menulis  dan membukukan ide dan kreativitasnya,” ujarnya.

Dikatakan Ida, pada pertemuan itu Ketua Umum IGI, Muhammad Ramli Rahman menuturkan, bahwa pada 2018 ini IGI akan melatih satu juta guru di seluruh pelosok  Indonesia. Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah  Kementerin Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia,   Hamid Muhammad yang hadir pada pertemuan itu, mengapresias langkah IGI dalam melatih para guru di daerah.

Pada kegiatan TPN 2018  yang dihadiri oleh pelatih IGI yang berasal dari pelbagai daerah dari Aceh hingga Papua. “Semoga Pemerintah Kabupaten Bima dapat mengapresiasi program IGI, sehingga dapat bekerjasama dalam upaya meningkatkan  mutu guru dan melahirkan para guru hebat yang kreatif dan berintegritas,” harapnya. (IAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Share
  • 91
    Shares
To Top