Politik

Pengawas TPS SE- Kota Bima Dilantik

Pelantikan Pengawas TPS

Kota Bima, Bimakini.- Pengawas Tempat Pemungutan Suara Se Kota Bima dilantik,  Ahad (3/6). Bertempat di aula SMAN 4 Kota Bima.

Pelantikan Pengawas TPS dilakukan oleh masing-masing Ketua Panwaslu Kecamatan. Kecamatan Asakota oleh Hartoyo, Kecamatan Rasanae Barat oleh Gunawan MPd, Kecamatan Mpunda oleh Asrul Sani SE, Kecamatan Raba oleh Muhammad Jafar, dan Kecamatan Rasanae Timur oleh Muhammad Subhan SSos.

Pelantikan dihadiri Ketua Panwaslu Kota Bima, Sukarman SH, Koordinator Divisi SDM dan Organisasi, Muhaimin SPdI. Kemudian, Kepala Sekretariat Panwaslu Kota Bima, Subhan ST.

Hadir juga Komisioner Panwaslu Kecamatan, Kepala Sekretariat Panwaslu Kecamatan dan Pengawas Pemilu Lapangan.

Ketua Panwaslu Kota Bima, Sukarman SH dalam arahannya menyampaikan selamat kepada seluruh Pengawas TPS yang baru dilantik. Menurutnya, pelantikan tersebut menambah jumlah jajaran pengawas pemilihan.

“Ini akan menjadi kekuatan baru bagi jajaran pengawas pemilihan di Kota Bima,” ungkapnya.

Sukarman mengingatkan bahwa, Pengawas TPS telah mengambil sumpah dan janji. Sumpah dan janji tersebut  akan melekat dalam diri anggota Pengawas TPS. Karena selain disaksikan manusia, hal itu juga disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Mengetahui.

“Mari kita jalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan mekanisme aturan perundangan undangan yang berlaku,” pintanya.

Sementara Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Panwaslu Kota Bima, Muhaimin SPdI mengatakan, dengan dilantiknya pengawas TPS hal tersebut akan menambah pula jumlah pengawas dalam rangka bersama-sama melakukan pengawasan. Terutama dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta wali kota dan wakil wali kota tahun 2018.

Sesuai dengan UU No 7 tahun 2017 kata Muhaimin, Pengawas TPS akan melaksanakan tugas selama satu bulan. Dimana pengangkatannya dilakukan 23 hari sebelum hari pemungutan suara dan berakhir 7 hari setelah hari pemungutan suara.

“Pengawas TPS merupakan ujung tombak dalam memastikan pelaksanaan proses pemungutan suara sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku atau tidak,” katanya.

Sebelum turun menjalankan tugas dan wewenangnya, Pengawas TPS akan dibekali dengan bimbingan teknik. Sebagai acuan dalam melaksnaakan tugas. Kata Muhaimin, tidak cukup dengan pengetahuan dan pemahaman dalam melakukan pengawasan. Namun pengawas dituntut memiliki integritas tinggi.

“Ini menjadi harapan kita semua. Tugas pengawasan itu merupakan tanggung jawab dari Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi, Panwaslu Kabupaten/Kota, Panwaslu Kecamatan dan Pengawas Lapangan, termasuk pengawas TPS yang baru dilantik,” bebernya.

Pengawas TPS yang baru dilantik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam melakukan tugas kepengawasan dengan sebaik-baiknya. “Saat ini kita tengah dihadapkan pada tahapan pendistribusian logistik. Pengawas TPS sudah dapat menjalankan tugas kepengawasannya,” tutupnya.

Usai dilantik dan diberi pengarahan, Ketua Panwaslu Kota Bima didampingi Kordiv SDM dan Organisasi serta Ketua Panwaslu Kecamatan menyematkan tanda pengenal secara simbolis kepada 10 pengawas TPS di masing-masing kelurahan. (IAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 30
    Shares

Komentar

To Top