Peristiwa

Semarakkan MTQ Desa Maria, Berbagai Lomba Digelar

Bima, Bimakini.- Sejumlah lomba semarakan Mushabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Festival Ramadan Desa Maria Kecamatan Wawo. Kegiatan yang dibuka Camat Wawo, Ridwan, S.Sos, berlangsung 8-13 Juni digelar di halaman kantor desa setempat. Menandai pembukaan itu Camat Wawo yang disaksikan Kepala Desa Maria, Nurdin HM Saleh, Kapolsek Wawo, IPTU Masdidin, SH, Ketua Karang Taruna Pelopor, Mukhlis Azis, dan Ketua panitia, Rahmad Ridha.

Kegiatan itu diawali pembacaan Kalam Ilahi oleh Awalul Khair, dilanjutkan dengan lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ oleh remaja dan pemuda pelopor. Tidak hanya itu MTQ juga dimeriahkan penampilan regu kasidah rebana dari beberapa perwakilan Dusun di Desa Maria.

Pada perhelatan itu, digelar juga peringatan Nuzulul Quran, sedangkan tausyiah Nuzulul Quran disampaiakn  guru MTsN 1 Bima, Muhdar, S.Ag, M.Pd.

Ketua panitia, Rahmad Ridha, mengatakan, jumlah peserta 150 orang yang merupakan duta dari setiap dusun. Namun, yang paling banyak peserta adalah busana muslim. Dana pelaksanaan adalah dari Alokasi Dana Desa (ADD) senilai Rp10 juta dan sumbangan lain yang tidak mengikat.

“Kita bersyukur atas dukungan dan apresiasi dari kepala desa yang memercayakan karang taruna pelopor untuk melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya saat menyampaikan laporan ketua panitia di arena MTQ Desa Maria, Sabtu malam lalu.

Kepala Desa Maria, Nurdin HM Saleh, mengatakan selalu mengapresiasi positif peran serta remaja dan pemuda Desa Maria dalam berbagai kegiatan, terutama di bidang agama. Apalagi, mereka terus mengader anggotanya untuk menjadi panitia yang berubah setiap tahun. Karena itu, Pemerintah Desa Maria menyiap anggaran untuk menyukseskan kegiatan MTQ dan Vestifal Ramadhan.

Tahun ini anggaran yang disiapkan senilai Rp10 juta dan insya Allah akan ditingkatkan terus setiap tahun. Tidak hanya itu Pemdes Maria akan memikinkan dana pembinaan agar peserta yang berhasil meraih prestasi pada MTQ kali ini dibina untuk meraih yang terbaik di tingkat Kecamatan. Paling tidak meraih peringkat terbaik hingga meraih juara umum.

Camat Wawo, Ridwan, S.Sos, mengatakan, pelaksanaan MTQ tingkat Desa Maria selalu yang paling awal dan selama menjadi Camat selalu membuka acara itu tiga tahun terakhir. Namun, ada juga desa yang paling lambat melaksanakan MTQ, bahkan untuk tahun 2017 digelar tahun 2018. Tidak tahun alasannya kenapa kegiatan itu ditunda, padahal itu program mulai tingkat desa hingga tingkat nasional. Bahkan, setiap desa akan menyiapkan anggaran yang cukup untuk pelaksanaan kegiatan itu.

“Kita berharap hasil MTQ Desa Maria dapat dibanggakan pada tingkat Kecamatan dan Kabupaten Bima,” katanya. (NAS)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 4
    Shares

Komentar

To Top